Jakarta – PT Phapros Tbk, yang merupakan anak usaha dari PT Kimia Farma Tbk menyalurkan dana kemitraan tahap I/2021 kepada pelaku usaha kecil dan menengah di wilayah operasional anak perusahaannya, PT Lucas Djaja Group, Bandung, Jawa Barat.
Program penyaluran dana kemitraan tersebut merupakan bentuk komitmen Phapros untuk mengembangkan kemampuan usaha kecil agar lebih mandiri. Selain itu, diharapkan juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sehingga tercipta nuansa pemerataan pembangunan dan peningkatan/perluasan lapangan pekerjaan di daerah.
Direktur Keuangan Phapros Heru Marsono mengatakan, dengan terselenggaranya program ini, Phapros berharap para mitra binaan akan memperoleh peningkatan kemampuan dalam pengembangan pasar dan akses modal.
“Total dana yang dikucurkan pada tahap I/2021 ini sejumlah Rp370 juta dengan menjaring 15 mitra yang memiliki usaha di Semarang, Jawa Tengah dan Bandung, Jawa Barat. Adapun para mitra tersebut memiliki usaha yang beragam, mulai dari makanan, toko kelontong, bengkel las listrik, pakaian, hingga percetakan,” ujar Heru Marsono seperti dikutip, Kamis, 25 Februari 2021.
Heru menambahkan sejak 1997 hingga tahun 2020 total dana kemitraan yang disalurkan telah lebih dari Rp35 miliar dengan 196 mitra binaan aktif. “Kami harap program kemitraan ini dapat membantu para pengusaha kecil dan menengah untuk mampu lebih mandiri secara finansial dan membantu peningkatan ekonomi daerah masing-masing terutama di masa pandemi Covid-19 ini,” lanjutnya.
Phapros, kata dia, senantiasa memfasilitasi para mitra dengan berpartisipasi dan berkontribusi dalam ragam ajang pameran UMKM baik di taraf lokal maupun nasional, seperti ajang pameran Inacraft tiap satu tahun sekali. Fasilitas lain yang diberikan termasuk memberikan beragam pelatihan dan studi banding untuk pengembangan bisnis UMKM dengan tujuan agar mitra binaannya semakin maju. (*)
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More