Jakarta– PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) mengaku telah menyiapkan dana penyerapan belanja modal ( capex) sekitar Rp220 miliar. Angka tersebut sebagian diarahkan pada pengembangan teknologi.
Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Direktur Maybank Indonesia Taswin Zakaria pada saat paparan kinerja Maybank Indonesia di Kantor Pusat Maybank Indonesia. Menurutnya pengembangan teknologi pada saat ini sangat penting guna melayani nasabah.
“Capex tahun ini sekitar Rp220 miliar dan sekitar 65 persen kita arahkan ke IT,” kata Taswin di Jakarta, Senin 18 Februari 2019.
Menurutnya fokus Capex untuk teknologi guna memperbarui sistem aplikasi layanan perbankan miliknya hal tersebut seiring dengan persaingan layanan digital perbankan nasional.
“Pengembangan IT taun ini kami selesai dengan modifikasi. Kia kan punya sistem online, yang mana taun ini akan diperbaiki,” tambah Taswin.
Menurutnya pihaknya senantiasa konservatif dalam mengelola kualitas aset dan mengambil langkah proaktif sejak awal pada fasilitas kredit nasabah yang terdampak oleh iklim ekonomi yang penuh tantangan.
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,53 persen ke level 8.103,87, dengan mayoritas saham terkoreksi (349… Read More
Poin Penting Seorang siswa SD di NTT bunuh diri karena orang tuanya tak mampu membeli… Read More
Poin Penting Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp56,3 triliun pada 2025, ditopang pertumbuhan kredit 13,4… Read More
Poin Penting Keberadaan debt collector berperan sebagai credit collection support yang menjaga likuiditas, menekan risiko… Read More
Poin Penting Aset kelolaan DPLK Avrist tumbuh 9,24% menjadi Rp1,32 triliun hingga Desember 2025, dengan… Read More
Poin Penting Prabowo dinilai realistis menyikapi keikutsertaan Indonesia di Board of Peace, yang saat ini… Read More