OJK; Dukung sektor keuangan syariah. (Foto: Erman)
Jakarta–Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melakukan kerja sama dalam bidang pengembangan sektor jasa keuangan, peningkatan literasi keuangan, dan pengembangan lembaga keuangan mikro syariah.
Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad dan Ketua Umum Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH. Said Aqil Shiroj di Kantor Pusat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.
Muliaman mengungkapkan, kerja sama ini diharapkan dapat membantu pengembangan keilmuan dan pengabdian kepada masyarakat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pengembangan sektor jasa keuangan, Literasi Keuangan, dan pengembangan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) syariah
“Serta hubungan kemitraan untuk mewujudkan keuangan inklusif (financial inclusion) berbasis pondok pesantren, masjid, madrasah, dan lembaga pendidikan lain di lingkungan Nahdlatul Ulama,” ujar Muliaman, di Jakarta, Senin, 29 Februari 2016.
Ruang lingkup kerja sama dalam Nota Kesepahaman ini adalah pelaksanaan koordinasi teknis yang meliputi lima hal yakni, pertama, sosialisasi dan literasi produk dan layanan keuangan. Kedua, peningkatan akses dan distribusi produk-produk keuangan. Ketiga, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor jasa keuangan.
“Kempat, asistensi perizinan LKM syariah, dan kelima, pengembangan jasa keuangan syariah,” tutup Muliaman. (*) Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Penerimaan kepabeanan dan cukai hingga Februari 2026 mencapai Rp44,9 triliun, turun 14,7% yoy.… Read More
Poin Penting Sekitar 99 persen ASN Kementerian Keuangan telah lapor pajak SPT Tahunan melalui sistem… Read More
Poin Penting Jasindo siap jalankan konsolidasi asuransi BUMN sesuai arahan pemerintah dalam ekosistem Indonesia Financial… Read More
Poin Penting Lebaran 2026 berpotensi jatuh pada 20 atau 21 Maret 2026 karena perbedaan metode… Read More
Poin Penting Bank Muamalat menyiapkan uang tunai Rp879 miliar selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H,… Read More
Poin Penting Laba bersih BTN mencapai Rp503 miliar hingga Februari 2026, melonjak 281,9% yoy dari… Read More