Ekonomi DKI Jakarta di 2018 Tumbuh Melambat
Bandung – Bank Indonesia (BI) menilai, pertumbuhan ekonomi Indonesia harus bisa mencapai kisaran 7-8 persen, untuk bisa keluar dari jebakan di dalam negara-negara dengan pendapatan menengah dan tak bisa bergerak ke arah negara maju (middle income trap).
Dody Budi Waluyo, Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter BI mengatakan, bahwa saat ini Indonesia memang masih dibayangi-bayangi oleh middle income trap. Oleh sebab itu, BI dan pemerintah terus berupaya untuk bisa mengeluarkan Indonesia dari bayang-bayang middle income trap.
“Salah satu upaya untuk keluar dari middle income trap adalah ekonomi kita harus tumbuh di kisaran 7-8 persen, kita perlu mendorong investasi. Ini signifikan secara pertumbuhan, dan itu perlu dukungan produktivitas,” ujarnya di Bandung, Selasa, 26 September 2017.
Di sisi lain, investasi di sektor riil juga harus diperkuat, sehingga nantinya akan mendorong roda perekonomian nasional yang tentu akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi Indonesia. Namun demikian, dari sisi pemerataan infrastruktur juga perlu dilakukan, di mana investasi asing sangat diperlukan dalam hal ini.
“Memang harus ada akselerasi pertumbuhan yang tinggi dan itu semua memang gak akan mungkin kalau tidak ada salah satu dukungan infrastruktur, yang basicnya, dan juga dari sisi kualitas SDM-nya,” ucap Dody.
Dirinya menekankan, permasalahan tersebut dapat diatasi sesegara mungkin asal ada komitmen baik dari pemerintah maupun masyarakatnya. Sejauh ini, pemerintah sendiri juga sudah mengeluarkan berbagai paket kebijakan sampai dengan paket XVI yang bertujuan untuk mendongkrak perekonomian nasional.
“Semuanya dalam konteks untuk mendorong pertumbuhan, mengatasi permasalahan dari sisi investasi. Saya rasa dengan itu semua 7 persen kita bisa untuk tumbuh segitu,” tutupnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More