Kejar Target Laba Hingga 5 Persen, Emiten Gas Alam CGAS Kembangkan Teknologi Ini

Jakarta – PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) sebagai perusahaan pengembang gas alam telah menargetkan pertumbuhan pendapatan di 2024 akan mengalami kenaikan sekitar 20-30 persen dan laba diproyeksi meningkat 4-5 persen.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Utama CGAS, Andika Purwonugroho dalam Konferensi Pers di Bursa Efek Indonesia (BEI), 8 Januari 2023.

“Target kita 2024 ada peningkatan 20-30 persen dari sisi revenue kemudian dari sisi laba kita tergetkan naik sekitar 4-5 persen karena memang kita bicara super cost kita itu terbesar selain gas ada transport,” ucap Andika.

Baca juga: Resmi Melantai di Bursa, Citra Nusantara Gemilang Lepas 531 juta Lembar Saham ke Publik

Andika menyebut bahwa dorongan peningkatan dari sisi pendapatan dan laba tersebut didukung oleh pengembangan teknologi Liquid Natural Gas (LNG) yang mampu mendapat selisih harga gas sekitar 10-20 persen.

“Kami berharap dengan teknologi LNG kami akan mendapat selisih harga gas yang kami beli. Lets say 10-20 persen karena kami dari sumur langsung kan, dengan kemampuan angkutan LNG sendiri yang lebih murah itu juga berpotensi untuk dapat mengefisienkan biaya,” imbuhnya.

Adapun, CGAS secara resmi pada hari ini (8/1) telah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan melepas saham ke publik sebanyak 531.429.000 lembar bernilai nominal Rp50 per saham.

Baca juga: Viral! Pertamina Temukan Sumur Minyak di Bekasi, Segini Jumlahnya

Besaran saham yang dilepas kepada publik tersebut melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) setara dengan 30 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.

Di mana, harga penawaran umum saham CGAS dibanderol Rp338 per saham atau berada di batas atas harga penawaran awal atau bookbuilding di sekitar Rp284-338 per saham. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

OJK Dukung Rencana Purbaya Ubah PNM jadi Bank UMKM

Poin Penting OJK menyatakan akan mengikuti dan mendukung keputusan akhir Kementerian Keuangan terkait rencana pengambilalihan… Read More

15 mins ago

Asing Net Sell Rp1,77 Triliun, Saham BMRI, BBRI, dan ANTM Paling Banyak Dilego

Poin Penting Net foreign sell tembus Rp1,77 triliun, didominasi sektor keuangan (perbankan besar) dan energi,… Read More

39 mins ago

Trump Umumkan Gencatan Senjata 2 Pekan dengan Iran, Ini Syaratnya

Poin Penting: Presiden AS Donald Trump menetapkan gencatan senjata dua pekan sebagai hasil komunikasi dengan… Read More

45 mins ago

Mirae Asset Sebut Tekanan Eksternal Masih Bayangi IHSG dan Rupiah

Poin Penting Sentimen risk-off masih dominan, terlihat dari IHSG yang sempat turun di bawah 7.000… Read More

58 mins ago

Cadangan Devisa Indonesia Menyusut jadi USD148,2 Miliar, Ini Penjelasan BI

Poin Penting Cadangan devisa RI turun menjadi USD148,2 miliar per Maret 2026 dari USD151,9 miliar… Read More

1 hour ago

Nasib Gaji ke-13 ASN 2026 Belum Pasti, Menkeu Purbaya: Masih Dipelajari

Poin Penting: Pemerintah masih mengkaji apakah gaji ke-13 ASN akan terkena efisiensi anggaran. Keputusan final… Read More

1 hour ago