News Update

Kejar Target KPR Non Subsidi, BTN Gandeng Pengembang Besar

Jakarta – Memasuki pertengahan semester I industri properti tanah air kian menggeliat. Seiring dengan program vaksinasi Covid-19 sejak Februari lalu, optimisme industri properti pun kian bertambah salah satunya relaksasi yang dilakukan BI yaitu kebijakan DP 0% dan kemudian PPn 0%. Tak mau kehilangan momen, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk kembali menggandeng pengembang properti guna menggenjot pencapaian target realisasi KPR Non Subsidi.

Kali ini, Bank BTN melakukan PKS dengan salah satu perusahaan pengembang yakni PT. Premier Qualitas Indonesia (Group) untuk proyek perumahan landed house di kawasan Kranggan dan Kodau, Kota Bekasi, yakni Premier Estate 2 & 3. Kolaborasi tersebut, ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS), pada Kamis (25/3) lalu.

“Program vaksinasi di tahun kedua covid-19 ini jelas telah menambah kepercayaan diri hampir semua sektor industri, termasuk properti. Kita ingin bersama mencapai harapan salahsatunya dengan menjalin kerjasama dengan develover besar untuk memperluas jaringan dan bagian dari upaya mencapai target realisasi KPR Non Subsidi tahun 2021,” ujar Executive Vice President Nonsubsidize Mortage & Personal Loan Suryanti Agustinar dalam keterangannya yang dikutip Minggu, 28 Maret 2021.

Yanti, sapaan akrabnya, menuturkan, PT.

Premier Qualitas Indonesia (Group) merupakan pengembang skala besar berpengalaman sejak tahun 1998 dengan 25 projek properti di kawasan Jabodetabek. Karenanya, BTN memutuskan teken PKS  bagi pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR) yang tersedia pada proyek tersebut. “Kerjasama ini juga merupakan upaya BTN mendongkrak daya beli masyarakat pasca pandemi, dengan program BTN tanpa perlu membayar pokok kredit selama 2 tahun dan DP 0%,” ucapnya.

Sejak tahun pertama Pandemi Covid-19 Bank BTN telah melakukan berbagai upaya untuk mendorong daya beli masyarakat. Antara lain dengan mengembangkan layanan digital lewat www.btnproperty.co.id, menggelar pameran virtual, BTN Virtual Property Expo untuk dapat mewujudkan impian memiliki rumah.

Premier Estate 2 & 3 merupakan projek landed house yang berkonsep hunian alam tropis nan hijau yang menawarkan hunian asri dan berkualitas. Berada di kawasan timur Cibubur tepat nya di Jalan Raya Kodau dan Jalan Raya Kranggan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang kehidupan modern saat ini di antaranya Club House, PlayGround, Health & Welness, Internet Fiber Optic, Estate Management Professional, PLN Prioritas Premium Silver.

Direktur PT. Premier Qualitas Indonesia (Group), Yenny Palau mengatakan, PKS yang baru pertama dilakukan dengan Bank BTN ini diharapkan akan mampu mendongkrak pemasaran proyek tersebut dengan harga yang ditawarkan mulai dari Rp1,3 sampai Rp3,5 miliar. “Kami berterima kasih atas kepercayaan Bank BTN. Diharap kerjasama ini akan terus berlanjut pada proyek-proyek yang lain, dan tentunya akan semakin mendongkrak penjualan,” pungkasnya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Telkom Indonesia (TLKM) Siapkan Roadmap Pengembangan AI hingga 2028

Poin Penting Telkom susun roadmap Sovereign AI hingga 2028 untuk membangun model dan infrastruktur AI… Read More

26 mins ago

Update Harga Emas Pegadaian (3/3): Antam Turun, Galeri24 dan UBS Kompak Naik

Poin Penting Harga emas Galeri24 naik Rp43.000 ke Rp3.173.000/gram, sementara UBS naik ke Rp3.195.000/gram di… Read More

2 hours ago

Rupiah Dibuka Menguat di Tengah Eskalasi Geopolitik Timur Tengah

Poin Penting Rupiah menguat 0,03% ke Rp16.863 per dolar AS pada awal perdagangan 3 Maret… Read More

2 hours ago

IHSG Berbalik Dibuka Rebound ke Posisi 8.065, Naik 0,61 Persen

Poin Penting IHSG dibuka naik 0,61% ke level 8.065,43 dengan nilai transaksi Rp577,81 miliar dan… Read More

2 hours ago

IHSG Masih Berpeluang Melemah, Ini Katalis Penggeraknya

Poin Penting CGS memproyeksikan IHSG bergerak variatif cenderung melemah dengan support 7.830–7.925 dan resistance 8.105–8.200.… Read More

3 hours ago

Empat Direksi Bank JTrust Kompak Borong Saham BCIC

Poin Penting Direksi PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) memborong 162.800 saham pada 26 Februari… Read More

15 hours ago