Keuangan

Kejahatan Kartu di Indonesia Meningkat Paling Tinggi se-Asia

Jakarta — Kejahatan kartu debit di Indonesia mencatatkan peningkatan paling tinggi di Asia. Hal ini disebabkan penerapan teknologi chip pada kartu belum berjalan sepenuhnya.

Eni V Panggabean, Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran Bank Indonesia mengatakan, meski mengalami peningkatan yang pling tinggi di kawasan Asia, secara nominal, nilainya masih sangat kecil jika dibandingkan dengan nilai kejahatan secara menyeluruh.

“Kalau dibandingkan dengan Malaysia dan Singapura, kejahatan kartu debit di Indonesia memang meningkat. Tapi jika dilihat dari volumenya, nilainya hanya 0,001 persen. Itu masih sangat kecil,” jelasnya pada acara Indonesia Banking Expo (IBEX) 2017 di Jakarta, Selasa, 19 September 2017.

Baca juga: Hemat Biaya e-Money, Perbanas Dorong Penerapan NFC

Dia melanjutkan, untuk bisa mencegah kejahatan kartu debit tersebut, semua pihak perbankan harus mengganti semua kartu ATM dengan teknologi chip. Hal ini sesuai dengan penerapan NSICCS yang mulai diterapkan pada 1 Juli lalu.

Masih menurut Eni, kejahatan kartu tersebut biasanya terjadi di kawasan yang ramai turis. Kartu yang tidak ber-chip atau masih menggunakan teknologi magnetic stripe, yang dibawa oleh turis biasanya sering bermasalah di kemudian hari dan ini yang akan menyebabkan fraud tadi.

“Ini adalah warning dari dunia internasional bahwa kita harus segera menerapkan teknologi chip. Kalau kita tidak berbenah diri dari sekarang, maka negara kita akan menjadi sasaran kejahatan kartu tersebut,” pungkas Eni. (*) Indra Haryono

Paulus Yoga

Recent Posts

ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab

PT ALTO Network meluncurkan dua layanan digital terbaru, yaitu Askara Connect dan Askara Collab, untuk… Read More

18 mins ago

Ma’ruf Amin: Hijrah Finansial jadi Kunci Akselerasi Ekonomi Syariah Nasional

Poin Penting Hijrah finansial sebagai transformasi menyeluruh, bukan sekadar pindah produk keuangan, tetapi perubahan cara… Read More

18 mins ago

Whoosh Delay akibat Penumpang Tahan Pintu Kereta, KCIC Angkat Bicara

Poin Penting KCIC mengecam penumpang yang menahan pintu Whoosh di Padalarang karena melanggar aturan dan… Read More

36 mins ago

Kredit Bermasalah Pindar Naik di Awal 2026, OJK Ungkap Penyebabnya

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan mencatat rasio kredit bermasalah pindar (TWP90) naik menjadi 4,38% pada… Read More

1 hour ago

BRI Sepakat Tebar Dividen Rp52,10 Triliun, 91 Persen dari Laba 2025

Poin Penting BBRI membagikan dividen Rp52,10 triliun dari laba bersih 2025 sebesar Rp56,65 triliun, dengan… Read More

1 hour ago

Kejagung Ungkap Modus Pengondisian Tender dalam Kasus Petral

Poin Penting Kejagung mengungkap modus pengondisian tender yang menyebabkan harga minyak dan produk kilang dalam… Read More

1 hour ago