Ilustrasi: Kantor Asuransi Jiwasraya. (Foto: Erman Subekti).
Jakarta — Kejaksaan Agung (Kejagung) mencokok lima orang terkait dan telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Tak tanggung-tanggung, kasus dengan nilai Rp12,4 triliun ini menyeret mantan Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) periode 2011-2014, Hendrisman Rahim.
Hendrisman dicokok atas dugaan keterlibatannya kala menjabat Direktur Utama Jiwasraya pada periode 2008-2018.
Penetapan kelima tersangka oleh Kejagung dilakukan Selasa sore (14/1/2020). Hendrisman yang kelahiran Palembang, Sumatra Selatan pada 18 Oktober 1955 itu bakal mendekam di Rumah Tahanan Guntur Pomdam Jaya.
Beberapa jam sebelumnya, Menteri BUMN Erick Tohir mengapresiasi tindakan Kejagung dengan menahan lima orang terkait korupsi di perusahaan asuransi pelat merah itu yakni eks Dirut Jiwasraya Hendrisman Rahim, eks Dirkeu Jiwasraya Harry Prasetyo, eks Kadiv Investasi Jiwasraya Syahmirwan, Dirut Hanson Benny Tjokrosaputro, dan Preskom Tram Heru Hidayat.
“Kami mengapresiasi BPK yang sudah melakukan investigasi dan juga pihak Kejaksaan Agung yang secara cepat dan responsif menangani kasus ini,” tukas Erick dalam keterangan tertulisnya kemarin.
“Tindakan tegas dan tak pandang bulu pada kasus Jiwasraya sangat penting dalam mencapai keadilan sekaligus mengembalikan kepercayaan publik pada korporasi,” tegas Erick. (*)
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menilai penetapan UMP 2026 memiliki pro dan… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More