News Update

KEIN: Ekonomi Bisa Tumbuh Lebih Tinggi

Jakarta – Komite Ekonomi Industri Nasional (KEIN) memperkirakan pertumbuhan ekonomi lebih optimis dari perkiraan pemerintah. Wakil Ketua KEIN, Arif Budimanta memperkirakan pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 5,7 persen, lebih tinggi dari proyeksi pemerintah yang sebesar 5,4 persen.

Ada dua hal yang membuat KEIN optimis, yaitu investasi yang terus meningkat dan ekspor yang juga terus meningkat sejak kenaikan harga komoditas dan mineral.

Menurut Arif Budimanta, Pilkada serentak tidak akan berisiko secara ekonomi, karena koalisinya tidak seperti Pilkada di DKI. “Konsumsi masyarakat akan meningkat dengan adanya Plikada serentak ini dan tidak berisiko secara bisnis,” kata Arif Budimanta dalam acara KEIN MEETS THE CEO, Mengelola Potensi Ekonomi 2018, di Jakarta, 17 Januari 2018.(*) Gema Perdana

Gema infobank

Recent Posts

Menyoal Ide “Sesat” Penutupan Indomaret dan Alfamart

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group ENTAH ide dari mana datangnya, tidak… Read More

3 hours ago

Aplikasi PINTU Listing 10 Tokenisasi Aset Global, Apa Saja?

Poin Penting PINTU tambah 10 token baru, termasuk saham global, ETF, dan obligasi, sehingga investor… Read More

7 hours ago

Dorong Pemberdayaan UMKM, Bank Aladin Syariah Dukung Program Warteg Gratis 2026

Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More

8 hours ago

Separuh Driver Grab Ternyata Eks Korban PHK, Ini Fakta dan Potensi Penghasilannya

Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More

10 hours ago

Kinerja Himbara Turun, OJK Sebut Faktor Siklikal dan Berpotensi Rebound

Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More

11 hours ago

Tugu Insurance Wujudkan Kepedulian terhadap Alam melalui Program Tugu Green Journey

Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More

11 hours ago