Keuangan

Kehadiran ETF ETH dan ETF Bitcoin Spot Bikin Investasi Kripto Makin Cuan

Jakarta – ETF Ethereum (ETH)  adalah salah satu jenis instrumen investasi yang diperdagangkan di bursa saham.

Instrumen ini dirancang untuk melacak pergerakan harga Ethereum yang merupakan salah satu mata uang kripto terbesar yang ada di dunia. Sederhananya, jika harga Ethereum naik, maka nilai ETF ETH akan ikut naik dan sebaliknya.

ETF Bitcoin Spot

ETF Bitcoin Spot merupakan dana investasi publik yang bisa digunakan para investor untuk mendapatkan eksposur terhadap bitcoin tanpa harus memiliki mata uang kripto tersebut.

Sama halnya dengan ETF ETH, ETF Bitcoin Spot juga merupakan instrumen investasi yang dirancang khusus untuk melacak setiap pergerakan harga Bitcoin secara langsung. Namun kedua instrumen ini memiliki perbedaan mendasar, yaitu:

1. Aset yang Dilacak

ETF ETH digunakan untuk melacak harga Ethereum, sebuah Cryptocurrency yang digunakan sebagai platform untuk berbagai aplikasi yang terdesentralisasi. Sedangkan ETF Bitcoin spot untuk melacak harga Bitcoin. 

2. Utilitas Aset

Ethereum memiliki utilitas lebih luas jika dibandingkan dengan Bitcoin karena selain berfungsi sebagai alat pembayaran, ETF ETH juga bisa digunakan untuk mengembangkan smart contract dan dApps. Sedangkan ETF Bitcoin spot hanya digunakan sebagai alat pembayaran.

Baca juga: Penuh Tantangan, Bagaimana Arah Pergerakan Bitcoin Pekan Ini?

3. Volatilitas

Perbedaan lain dari keduanya, yaitu ada pada volatilitasnya. Umumnya Ethereum dianggap sebagai instrumen yang lebih fleksibel dengan perkembangan teknologi dan inovasi. Sementara Bitcoin cenderung lebih rendah karena dianggap sebagai aset digital paling mapan.

4. Potensi pertumbuhan

Dari segi pertumbuhan, ETF ETH memiliki potensi lebih tinggi dibandingkan dengan ETF Bitcoin Spot.

ETF ETH Capai Lonjakan Signifikan

Sejak diperdagangkan 23 Juli 2024, industri crypto kembali mencatat rekor baru atas keberhasilan perdagangan ETF ETH. Pencapaian volume perdagangan sebesar USD1 miliar dalam waktu tertentu menjadi sebuah lonjakan yang sangat signifikan. Keberhasilan ini tentu menandai sebuah tonggak penting dalam dunia kripto, khususnya ETF ETH oleh para investor dan detail.

Dari analisis Eric Balchunas, perdagangan ETF ETH mencapai 23 persen dari apa yang diperdagangkan di ETF Bitcoin spot di hari pertama mereka. Dengan analisis ini, BlackRock’s Ethereum ETF (ETHA) kemudian menyumbang 25 persen dari volume yang terdaftar di ETF Bitcoin spot.

Dari analis lainnya seperti James Seyffarth mencatat bahwa dari aliran bersih hari itu berada di nilai USD125 juta sampai USD325 juta. Perkiraan nilai ini tergantung jumlah investor yang sebelumnya sudah ada.

Dampak ETF Bitcoin Spot di Industri Crypto

Disahkannya ETF Bitcoin spot oleh regulator adalah gebrakan baru dalam dunia industri kripto dan memiliki dampak positif yang memberikan kemudahan dalam berinvestasi. Ada beberapa alasan ETF Bitcoin spot ini dinilai begitu signifikan, di antaranya:

1. Aksesibilitas yang Lebih Luas

Dengan adanya ETF Bitcoin spot bisa membantu para investor dan retail untuk berinvestasi di Bitcoin melalui platform yang sudah populer seperti bursa saham. Dengan begitu akan membuka kesempatan untuk para investor yang sebelumnya ragu untuk terjun langsung ke industri ini.

2. Pengakuan Regulasi

Persetujuan dari regulator menunjukkan bahwa Bitcoin sebagai aset baru layak diperdagangkan secara terbuka. Hal ini tentu semakin menambah kepercayaan lebih tinggi dan memberikan legitimasi terhadap pasar kripto.

3. Diakui Sebagai Kelas Aset

Dibandingkan dengan produk konvensional, kebanyakan investor lebih memilih produk ETF ETH untuk portofolio mereka. ETF ETH dinilai mampu memberi banyak keuntungan misalnya memberikan eksposur tanpa harus memilikinya langsung, bahkan bisa menjadi solusi otomatisasi portofolio. Dengan diakuinya sebagai kelas aset, BTC dan ETH dapat membantu penggunaan untuk strategis dalam memilih portofolio.

4. Likuiditas Lebih Tinggi

Dibandingkan dengan pasar spot Bitcoin tradisional, ETF Bitcoin spot umumnya memiliki likuiditas lebih tinggi. Dengan likuiditas yang tinggi ini tentunya akan memberikan keuntungan bagi para investor. Seperti kemudahan dalam membeli atau menjual ETF ETH dengan harga yang jauh lebih stabil.

Baca juga: Begini Cara Ajaib Kripto Ajak Investor Antisipasi Kenaikan Bitcoin 

5. Aliran Dana Lebih Besar

Kehadiran ETF Bitcoin spot memberikan banyak keuntungan di pasar kripto, salah satunya yaitu adanya aliran yang lebih besar masuk ke pasar kripto dari sebelumnya. Dengan begitu akan menarik pembiayaan para investor karena dinilai lebih aman dan transparan.

6. Hadirnya Produk Investasi Baru Berbasis BTC dan ETH

Sejak disetujuinya produk ETF Bitcoin spot membantu lahirnya produk baru seperti BTC dan ETH. Dengan kehadiran produk investasi ini tentunya bisa memberi banyak keuntungan yaitu menarik lebih banyak peminat atau investor.

Kehadiran ETF Bitcoin spot memberi kemudahan dan dinilai lebih aman bagi para investor untuk berpartisipasi di dunia industri Bitcoin. Namun, penting bagi para investor untuk memahami apa saja risiko dan tantangan yang nantinya harus dihadapi sebelum memutuskan untuk berinvestasi.

Lakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan untuk investasi ETF ETH dan jenis instrumen investasi lainnya. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Catat Kinerja Solid di 2025, Tugu Insurance Terus Memperkuat Fundamental Bisnis

Tugu Insurance/TUGU telah mencatatkan kinerja solid sepanjang tahun buku 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar… Read More

42 mins ago

Purbaya Pertimbangkan Barter Geo Dipa untuk Akuisisi PNM

Poin Penting Kemenkeu mempertimbangkan skema pertukaran PNM dengan Geo Dipa untuk memperkuat penyaluran KUR. Fokus… Read More

58 mins ago

Resmi! BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Cek Nilai per Sahamnya

Poin Penting BRI membagikan dividen tunai Rp52,1 triliun atau Rp346 per saham untuk Tahun Buku… Read More

1 hour ago

Tren Kinerja Positif, Bank Banten Kelola RKUD Pemkab Serang

Dengan tren pencapaian kinerja perusahaan yang gemilang hingga Tahun 2025, Bank Banten berhasil dipercaya dan… Read More

1 hour ago

Ahli Tegaskan Kasus Sritex Bukan Korupsi, Eks Dirut Bank Jateng Dinilai Tak Layak Dipidana

Poin Penting Dua ahli hukum menilai kasus kredit macet Sritex merupakan ranah perdata dan risiko… Read More

1 hour ago

OJK Siapkan Aturan Baru RBB, Begini Respons Purbaya

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendukung rencana OJK menyesuaikan RBB agar perbankan lebih… Read More

3 hours ago