Perbankan

Kebutuhan Hunian Meningkat, Nobu Bank Fokus Garap Pasar KPR

Jakarta – Meningkatnya kebutuhan hunian di Indonesia tidak lepas dari optimisme akan pemulihan ekonomi Nasional yang telah menampakkan hasilnya. Untuk itu, Nobu Bank menyiapkan salah satu langkah strategis dalam mendorong penyaluran kredit adalah melalui kredit consumer yaitu Kredit Pemilikan Rumah/Apartemen KPR/KPA.

Nobu Bank melihat bahwa potensi pengembangan produk KPR/KPA masih sangat besar, terutama di provinsi-provinsi tertentu yang aktivitas ekonominya sedang berkembang. Menurut Juanita Amanda Luthan selaku Head of Consumer Nobu Bank, sebagai pemain produk KPR yang relatif baru dibanding bank-bank penyedia KPR lainnya, Nobu Bank perlu membangun keunggulan kompetitif yang mampu menjadi value proposition yang berbeda bagi nasabah.

“Untuk itu kami mengembangkan pemrosesan KPR yang cepat dengan layanan ‘One Day Service’ dimana pembeli dapat langsung akad setelah memilih properti yang diminati, sehingga tidak menghabiskan waktu terlalu lama. Untuk proses akad kredit, Nobu Bank juga menyediakan berbagai kemudahan, keamanan dan kenyamanan bagi Nasabah melalui layanan ‘Nobu Drive Thru’ dan pilihan tanda tangan secara elektronik. Hal itu menjadi solusi jitu di masa pandemi ini,” ungkap Juanita, Senin, 15 Agustus 2022.

Dalam kaitan tersebut, secara aktif Nobu Bank juga membangun kerja sama strategis dengan developer-developer terkemuka yang memiliki proyek- proyek pengembangan perumahan dengan menawarkan paket join promo di berbagai lokasi strategis di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera, dan Sulawesi.

Selain itu, Nobu Bank memiliki program kepemilikan hunian “Bebas Huru Hara” oleh Nobu Bank itu telah dimulai sejak Januari hingga Juli 2022. Program “Bebas Huru Hara” merupakan program khusus KPR/KPA dengan berbagai keuntungan, antara lain yaitu pembebasan berbagai biaya, seperti bebas biaya KPR, bebas biaya notaris, dan bebas biaya pelunasan dipercepat.

Lebih lanjut Juanita menambahkan, bahwa program Bebas Huru Hara merupakan salah satu program yang diluncurkan Nobu Bank untuk menangkap peluang pengembangan produk KPR seiring terus meningkatnya kebutuhan hunian pasca pandemi.

Dengan program-program pemasaran yang dilakukan seperti Program “Bebas Huru Hara” ini diharapkan akan mampu mendongkrak pertumbuhan bisnis konsumer sebesar 25-35% di tahun 2022 ini sehingga akan berkontribusi signifikan pada pencapaian target pertumbuhan kredit secara bankwide.

Hal ini dimungkinkan dengan optimalisasi tenaga pemasar di jaringan kantor Nobu Bank diseluruh Indonesia dan penggunaan sarana pemrosesan KPR yang lebih efektif dan efisien dengan dukungan teknologi berbasis digital yang tengah dikembangkan.

Kemudian tambah Juanita, setiap pembeli hunian dengan KPR Nobu Bank pada periode tersebut juga berkesempatan memenangkan Hadiah Utama berupa satu unit mobil Hyundai Ioniq 5.

“Hari ini Nobu Bank menyelenggarakan pengundian pemenang hadiah utama program “Bebas Huru Hara” (Hunian Baru, Hadiah Extra) berupa satu unit mobil Hyundai Ioniq 5. Ini merupakan puncak dari program Bebas Huru Hara yang telah digelar selama 6 bulan terakhir, dan telah mendapatkan sambutan yang antusias dari nasabah-nasabah yang membeli hunian di mitra-mitra developer yang bekerja sama dengan Nobu Bank,” pungkasnya.

Sebagai Informasi, pertumbuhan penyaluran kredit Nobu Bank di tahun 2022 ditopang salah satunya oleh penyaluran kredit consumer (KPR/KPA), selain kredit modal kerja untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). (*) Irawati

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

2 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

4 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

5 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

5 hours ago