“Di pasar modal semua investor udah restore in, dia udah perhitungkan semua berita ini. Dan itu sudah dia masukkan ke dalam kejadian-kejadian saat ini dan mulai minggu lalu. Jadi tidak berarti bukan nanti kejadian, pasar akan bergejolak? Enggak lagi,” tuturnya.
Baca juga: Pemerintahan Trump Diprediksi Bertahan 2 Tahun
Tito pun meyakini pihak AS tengah berdiskusi secara internal terkait hal ini. Sebab jika perekonomian AS membaik justru akan terganggu jika Fed Fund Rate ikut naik.
Seperti diketahui,investor kini mengantisipasi FOMC meeting tanggal 14-15 Maret nanti, di mana suku bunga AS diyakini akan naik. Kenaikan tersebut sudah banyak difaktorkan oleh pelaku pasar, seh Indeks dolar AS cenderung melemah akhir-akhir ini setelah penguatan sebelumnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting BTN dukung penuh program gentengisasi Prabowo melalui penyaluran subsidi renovasi rumah untuk meningkatkan… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya menilai OTT pegawai pajak dan bea cukai sebagai terapi kejut agar… Read More
Poin Penting KPK menangkap Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono bersama 1 ASN dan 1 pihak… Read More
Poin Penting Baru beroperasi sejak Desember 2025, BSN langsung memposisikan diri sebagai “Banknya Para Developer”… Read More
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Jakarta, terpisah… Read More
Poin Penting OJK menegaskan KUB BPD sebagai strategi utama untuk memperkuat peran BPD dalam pembiayaan… Read More