Moneter dan Fiskal

Kebijakan Trump Buat Rupiah Anjlok Hampir 4%

Jakarta–Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini (11/11) menurun tajam. Kebijakan Trump (Donald Trump) terkait dengan pajak yang diperkirakan bakal diterapkan oleh Pemerintah AS telah mendorong penguatan mata uang Paman Sam.

Melansir Bloomberg Dollar Index, rupiah pada perdagangan Spot Exchange Rate di pasar Asia melemah 498 poin atau 3,79% ke Rp13.635 per US$. Padahal, pada perdagangan di hari sebelumnya, pergerakan rupiah masih di level kisaran Rp13.100 per US$.

Direktur Investa Saran Mandiri, Hans Kwee mengatakan, penguatan Dolar AS yang terjadi saat ini, akibat adanya rencana Donald Trump yang saat ini terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat (AS) untuk melakukan pemangkasan pajak besar-besaran di AS.

“US$ lagi kuat akibat perkiraan kebijakan belanja Trump dan capital outflow kebijakan pajak Trump. Ini faktor eksternal, padahal ekonomi kita lagi bagus,” ujar Hans di Jakarta, Jumat, 11 November 2016.

Dia mengungkapkan, dampak kebijakan Trump tersebut dikhawatirkan akan memberikan sentimen negatif berkelanjutan pada negara-negara berkembang seperti Indonesia. Hal ini sudah tercermin pada nilai tukar rupiah terhadap US$ yang tengah melemah tajam.

“Takutnya agak lama. Karena dia mau penguatan ekonominya, jadi US$ kuat. Lalu dia (Trump) mau turunkan pajak agar pengusaha balikin uangnya ke AS. Dia mau bisnis,” ucap hans. (*)

(Baca juga: Efek Hasil Pemilu AS, Rupiah Melemah)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

19 mins ago

Danamon Pede AUM Tumbuh 20 Persen di 2026, Ini Pendorongnya

Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More

2 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook Indonesia dari Stabil Jadi Negatif

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun tetap mempertahankan peringkat… Read More

2 hours ago

Fundamental Solid, Bank Mandiri Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Poin Penting Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional 5,11 persen pada 2025, Bank Mandiri mencatatkan aset… Read More

3 hours ago

Masjid Istiqlal Jalin Sinergi dengan Forum Pemred

Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) bersinergi dalam diskusi bertema "Peran Masjid Istiqlal di Era Transformasi Digital… Read More

3 hours ago

Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2026

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar pertemuan tahunan industri jasa keuangan yang digelar rutin untuk menyampaikan… Read More

4 hours ago