Kebijakan FCA Bikin Resah Investor, Begini Respons BEI dan OJK

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bergerak fluktuatif sejak akhir Mei 2024, di mana pada pekan lalu IHSG sempat mengalami pelemahan hingga 48 persen menjadi berada pada posisi 6.970,73.

Pelemahan tersebut salah satunya dipicu oleh kebijakan baru Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait dengan Full Call Auction (FCA) atau papan pemantauan khusus BEI. Kebijakan ini juga menuai protes para investor saham.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, menuturkan bahwa, kebijakan tersebut sebelum diterbitkan telah melewati proses yang panjang dan matang, sehingga tidak ada pertimbangan untuk membatalkan kebijakan tersebut.

Namun, ke depannya BEI akan terus melakukan kajian terhadap kebijakan FCA tersebut dan jika memang diharuskan untuk dilakukan penyesuaian maka BEI akan menginformasikan juga kepada publik.

Baca juga: Dinilai Bikin Pasar Tak Kondusif, Kebijakan FCA BEI Diprotes Investor

“Tapi kalau memang dalam review dirasa perlu dilakukan penyesuaian pasti akan dilakukan, kita tunggu saja hasil reviewnya,” ucap Jeffrey kepada media di Jakarta, 6 Juni 2024.

Di sisi lain, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku regulator menjelaskan, pihaknya pun telah melakukan koordinasi untuk membahas kembali terkait kebijakan FCA tersebut bersama dengan Self Regulatory Organization (SRO), seperti KPEI dan KSEI.

“SRO dan OJK selalu berkoordinasi, jadi kami sudah mereview juga tapi memang seperti dikatakan, mereka (SRO) selalu mendengarkan apabila ada masukan akan dipertimbangkan,” ujar Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Pasar Modal OJK, Antonius Hari dalam kesempatan yang sama.

Ia juga menambahkan, OJK saat ini masih terus memantau penerapan kebijakan papan pemantauan khusus yang diterapkan sejak 25 Maret 2024. Padahal, menurutnya hal tersebut bertujuan untuk melindungi para investor kecil.

“Kita lihat dulu hasilnya, memang sekarang timbul dinamika, tapi tujuan kita sebenarnya lebih baik untuk melindungi investor kecil, sementara kita lihat dulu apakah itu akan sampai seberapa jauh,” imbuhnya.

Adapun, sebelumnya para investor menuai protes terhadap kebijakan FCA yang diterapkan oleh BEI karena menimbulkan kekhawatiran tentang potensi kestabilan pasar.

Baca juga: BEI Catat 37 Emiten Antre IPO, 8 di Antaranya Beraset Jumbo

Sehingga, beberapa investor menunjukkan ketidakpuasan mereka dengan mengirimkan karangan bunga sebagai bentuk sindiran kepada BEI.

Dua kiriman karangan bunga yang diterima BEI menjadi sorotan. Karangan bunga pertama dikirimkan oleh Dayat Subagja & Keluarga, sementara yang kedua dikirimkan oleh Devin Hutapea dkk, dengan pesan yang menolak kebijakan FCA yang dianggap tidak kondusif bagi pasar saham. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Bank Mandiri Berangkatkan 10.000 Pemudik Gratis, Ini Fasilitasnya

Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More

27 mins ago

Laba Adi Sarana Armada (ASSA) Melesat 81 Persen di 2025, Bisnis Ini Paling Ngebut

Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More

3 hours ago

Pendapatan Agung Podomoro Land (APLN) Tembus Rp3,57 Triliun, Ini Penyumbang Terbesarnya

Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More

4 hours ago

Arus Mudik Mulai Naik, Jasa Marga Imbau Pengguna Tol Pakai 1 Kartu e-Toll

Poin Penting Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol menggunakan satu kartu e-Toll yang sama saat… Read More

6 hours ago

Arab Saudi Rayakan Idul Fitri 20 Maret 2026, Indonesia Segera Putuskan lewat Sidang Isbat

Poin Penting Arab Saudi menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026… Read More

7 hours ago

Mudik Gratis BUMN 2026 Bersama BNI Disambut Antusias, Ribuan Pemudik Rasakan Manfaat

Poin Penting BNI memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik ke berbagai kota di Pulau Jawa dan… Read More

8 hours ago