Categories: Perbankan

KEB Hana Salurkan Beasiswa Senilai USD35 Ribu

Jakarta–PT Bank KEB Hana Indonesia (KEB Hana) memberikan beasiswa Senilai US$ 35.000 kepada 70 Mahasiswa Indonesia dan Dukung Program OVOP (One Village One Product)

Bank KEB Hana Indonesia bekerjasama dengan Hana Nanum Foundation, Korea-sebuah yayasan di bawah naungan Hana Financial Group, memberikan bantuan beasiswa pendidikan secara global untuk masyarakat kurang mampu di berbagai belahan dunia khususnya di negara-negara berkembang.

Sebanyak 70 orang mahasiswa dari 6 universitas akan mendapat beasiswa sebesar US$ 500, dengan total beasiswa yang disalurkan mencapai US$ 35.000. Mahasiswa tersebut berasal dari Universitas Indonesia (UI), Insitut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Nasional (Unas), Universitas Atmajaya, dan Universitas Padjadjaran (Unpad).

“Beasiswa ini merupakan bentuk komitmen Bank KEB Hana untuk terus mendukung peningkatan pendidikan di Indonesia. Kami memiliki jaringan global, tetapi kami juga ingin memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia, agar siswa di Indonesia dapat mengenyam pendidikan yang layak dan dapat menjadi tunas bangsa,” sahut CEO KEB Hana Bank, Lee Jae Hak dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu 25 November 2015.

Acara penyerahan beasiswa dilaksanakan pada Rabu (25/11) di Kantor Pusat Bank KEB Hana, Wisma Mulia lt. 32 dengan mengundang perwakilan dari universitas dan mahasiswa. Acara tersebut juga dihadiri oleh seluruh jajaran Direksi Bank KEB Hana.

“Program beasiswa ini akan digelar tiap tahun. Program ini sejalan dengan visi Hana Nanum Foundation yaitu ‘Think Global, Share with the Neighbours’, artinya perusahaan ingin memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya,” imbuhnya. Menurutnya melalui beasiswa ini, diharapkan bukan hanya hubungan antara kedua Negara saja, namun juga hubungan antara masyarakat kedua negara. Selain beasiswa tersebut KEB Hana juga memberikan bantuan melalui program OVOP pada awal Bulan September ini.

Sebelumnya, Bank KEB Hana juga telah melakukan kerjasama dengan Kementrian Koperasi dan UKM, Kedutaan Korea, BKPM dan Kotra dalam mendukung Program OVOP (One Village One Product). Pemerintah Republik Indonesia, melalui Kementrian UKM memiliki program OVOP (One village One product), dimana program ini ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia, dengan memberikan pelatihan, pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat desa agar dapat secara mandiri menghasilkan suatu produk yang memiliki nilai jual yang baik di pasar lokal maupun global.

“Bank KEB Hana memberikan dukungan kepada Koperasi Sumber Mertha Buana, sebuah koperasi kopi hasil binaan dinas UKM Bali dan kementrian Koperasi dan UKM. Bentuk dukungan Bank KEB Hana berupa pendidikan, pelatihan dan peralatan. Diharapkan dalam waktu tiga tahun ke depan koperasi ini dapat mandiri dan produknya dapat dinikmati secara global,” pungkas Lee. (*) Ria Martati

Paulus Yoga

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

3 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

3 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

4 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

4 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

4 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

5 hours ago