Perbankan

KEB Hana Bank Sambut Positif Kebijakan Pelonggaran DP

Jakarta – PT Bank KEB Hana Indonesia (KEB Hana Bank) menyambut positif keputusan Bank Indonesia (BI) untuk melonggarkan syarat uang muka (Down Payment/DP) untuk kredit pemilikan rumah (KPR) dengan merileksasi kebijakan maksimum nilai kredit atau Loan to Value (LTV).

Dalam arti lain, dengan diterapkan kebijakan ini berarti BI memberikan kebebasan kepada perbankan menetapkan besaran DP kredit KPR untuk pembelian rumah pertama.

“Tentunya kami akan kuti aturan dan regulasi dari regulator mengenai penetapan down payment tersebut. Selain itu kami juga akan menyesuaikan kebijakan LTV tersebut,” kata Direktur Utama KEB Hana Bank Lee Hwa Soo di Jakarta, Rabu 4 Juli 2018.

Tak hanya itu, Lee Hwa Soo juga beranggapan bahwa bisnis properti nasional tahun ini masih positif dimana pihaknya masih menyasar segmen tersebut.

“Segmen bisnis KPR Saya rasa masih menjadi salah satu bisnis yang populer. Dimana kami masih menyasar segmen tersebut dengan promo menarik kami dengan bunga 5,99 persen untuk KPR prudensial dan ini sangat populer,” tambahnya.

Dirinya menjelaskan, hingga saat ini debitur KEB Hana Bank Indonesia lebih didominasi oleh bilang debitur domestik. Sedangkan untuk sektor penyaluran kredit, segmen korporasi masih menjadi penyumbang terbesar diikuti oleh konsumer seperti kredit pemilikah rumah (KPR) dan kredit tanpa agunan (KTA).

Sebagai informasi, hingga akhir 2017 lalu Bank KEB Hana mencatat realisasi penyaluran kredit sebesar Rp 30,04 triliun atau naik 25,46% yoy.(*)

Suheriadi

Recent Posts

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

4 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

4 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

4 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

5 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

5 hours ago

IHSG Ditutup Melesat 4,42 Persen ke Level 7.279, BRPT hingga PTRO jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More

5 hours ago