News Update

KEB Hana Bank Bidik Pertumbuhan Kredit 20%

Jakarta – PT Bank KEB Hana Indonesia (KEB Hana Bank) optimis dapat menumbuhkan angka penyaluran kreditnya pada tahun ini. Tak tanggung-tanggung pihaknya optimis dapat menumbuhkan angka kredit hingga double digit.

“Pertumbuhan kredit target kita di kisaran 20 persen dimana hingga saat ini total kredit kita diatas Rp30 triliun dan ini diharapkan semakin besar,” kata Direktur Utama KEB Hana Bank Lee Hwa Soo di Jakarta, Rabu 4 Juli 2018.

Dirinya menjelaskan, hingga saat ini debitur KEB Hana Bank Indonesia lebih didominasi oleh debitur domestik. Sedangkan untuk sektor penyaluran kredit, segmen korporasi masih menjadi penyumbang terbesar diikuti oleh konsumer seperti kredit pemilikah rumah (KPR) dan kredit tanpa agunan (KTA).

Lee Hwa Soo menambahkan, pihaknya pada tahun ini masih memfokuskan penyaluran kredit salah satunya berasal dari sektor korporasi infrastruktur, salah satunya melalui pembiayaan sindikasi.

“Kredit kita masih fokus di infrastruktur dengan beberapa indikator serta kredit ke industri manufaktur. Namun saat ini paling besar di manufaktur di pabrik garmen dan manufaktur menengah,” tambah Lee Hwa Soo.

Sebagai informasi, hingga akhir 2017 lalu Bank KEB Hana mencatat realisasi penyaluran kredit sebesar Rp 30,04 triliun atau naik 25,46% yoy.(*)

Suheriadi

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

6 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

11 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

11 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

11 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

11 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

12 hours ago