Jakarta – Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCPEN) memiliki cara mudah untuk memastikan kebenaran sebuah berita. Cara tersebut adalah dengan mengakses tautan website s.id/infovaksin.
Tim Komunikasi Publik KPCPEN Donny B.U mengungkapkan, masyarakat bisa mengecek hoax sekaligus mendapatkan informasi terkait vaksinasi dan Covid-19 melalui platform tersebut. Website tersebut adalah platform hasil kerja sama antara 3 institusi, yaitu cekfakta.com, Masyarakat Anti-Fitnah Indonesia (Mafindo), dan Kementerian Komunikasi (Kominfo).
“Kalau ragu, silahkan cek dan akses s.id/infovaksin. Nanti ada fitur untuk mengecek hoax dan datanya juga bisa di sini. Website ini sudah menggunakan 3 database gabungan dari cekfakta, Mafindo, dan Kominfo,” ujar Donny pada webinar virtual yang dikutip melalui kanal YouTube BNPB Indonesia.
Lebih lanjut, KCPEN juga mengajak masyarakat untuk terus memerangi hoax yang beredar di Internet. Menurut data Kominfo, ada 1400 hoax berbahasa Indonesia yang muncul sejak Maret 2020 hingga Maret 2021. Jika dirata-ratakan, terdapat 5 hoax per hari yang muncul di masyarakat.
“Kita semua yang memegang handphone ini harus sama-sama memerangi hoax karena kami tidak bisa memberantas hoax tanpa bantuan masyarakat,” kata Donny. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More