tarik tunai
Jakarta – PT Bank KB Bukopin (KB Bukopin) di tahun 2022 telah menyiapkan sejumlah rencana dan strategi untuk memperkuat fitur dan layanan aplikasi perbankan digital Wokee. Salah satunya dengan kolaborasi Bersama CIMB Niaga dan Artajasa dalam hal Tarik Tunai Tanpa Kartu.
“Kalau kita melihat di dunia digital perbankan tidak bisa hanya satu bank bekerja sendiri, jadi penting sekali untuk kita bisa berkolaborasi dengan bank lain untuk membangun ekosistem digital,” jelas Charles Budiman, Executive Vice President Digital Division Head Bank KB Bukopin, Rabu, 6 Juli 2022.
Kolaborasi KB Bukopin Bersama CIMB Niaga diharapkan dapat memperluas cakupan layanan Tarik tunai tanpa kartu. Dengan melihat adanya peningkatan dari pengguna perbankan digital aktif di Indonesia mencapai 78%.
Baca juga : Ini Aspirasi Besar yang Ingin Dicapai KB Bukopin
Berdasarkan hal tersebut, dengan adanya fitur Cardless Withdrawal Other Bank ini dapat memudahkan nasabah KB Bukopin dalam bertransaksi tarik tunai tanpa kartu, serta akan meningkatkan pula transaksi menjadi minimal 20% dari angka rata-rata transaksi penarikan tanpa kartu saat ini yang sebanyak 5000 transaksi per bulan.
“Kita tentu menargetkan ada kenaikan transaksi sebesar kurang lebih 20% di tahun pertama ini, walaupun sebetulnya tren angka transaksi ada penurunan terutama setelah pandemi kemarin, tapi kebuituhan tersebut masih ada. Kami melihat perkembangan 20% itu akan datang beralih dari yang tadinya memakai debit card beralih menggunakan digital,” tambah Charles.
Sebagai tambahan informasi, pada tahun 2021, jumlah unduhan aplikasi digital Wokee mengalami peningkatan sebesar secara 265% year on year (yoy), dengan total akun yang juga meningkat mencapai 120% yoy. Adapun transaksi pengguna aktif aplikasi KB Bukopin Mobile Banking juga tumbuh 255%, dengan transaksi yang ikut menguat sebanyak 229%. (*) Irawati
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa minggu… Read More
Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More
Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More
Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More