Jakarta – KB Bukopin Syariah (KBBS) memberikan santunan kepada 40 anak yatim putri dan balita di Panti Asuhan Darushsholihat, Bogor, Jawa Barat.
Bantuan santunan diserahkan langsung oleh Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko KB Bukopin Syariah Adil Syahputra kepada perwakilan Panti Asuhan Darushsholihat.
Adil Syahputra mengatakan, pemberian santunan ini merupakan bentuk konkret KBBS dalam tanggungjawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) kepada lingkungan sekitar.
Baca juga: Sinergi KB Bukopin Syariah dan SiPA Tingkatkan Likuiditas Perbankan Syariah
“Ini bagian dari kepedulian kita terhadap sesama atau CSR. Kebetulan santunan ini kita kemas dengan acara toruing bersama awak media, jadi setiap kali kita ada kegiatan di luar, kita kaitkan dengan CSR. Jadi semuanya jadi berkah,” ungkap Adil, 25 Februari 2024.
Lebih jauh Adil menjelaskan, untuk santunan yang diberikan kali ini adalah alat tulis hingga bantuan uang operasional untuk anak-anak di Panti Asuhan Darushsholihat.
“Santunan kali ini kita kasih alat tulis, uang bantuan operasional yayasan hingga uang jajan anak-anak. Selain panti asuhan ini, kita juga memberikan santunan yang bentuknya bermacam-macam. Seperti seperti biaya pendidikan guru atau honor guru-guru di beberapa tempat,” tambah Adil.
Baca juga: Perluas Jangkauan, KB Bukopin Buka Kantor Cabang Baru di Pondok Indah Plaza
Sementara Siti Mutmainah, Bendahara Panti Asuhan Darushsholihat mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi sekaligus berterimakasih atas bantuan yang diberikan KBBS. Bantuan ini sangat berarti bagi 40 anak yatim putri dan balita yang ada di Panti Asuhan Darushsholihat.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berguna sekali buat anak-anak. Di sini ada 40 anak yatim putri, ada yang sekolah SD, SMP hingga kuliah,” ungkap Siti.
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More