Direktur Utama KB Bukopin Syariah (KBBS) Hari Wurianto (tengah) bersama Direktur Bisnis Agus Suhendro (kiri) dan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Adil Syahputra berbincang usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2021 di Jakarta, Kamis 16 Juni 2022. RUPST membahas Persetujuan atas Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan yang telah dilaksanakan oleh Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021. KBBS memfokuskan strategi pada beberapa langkah strategis dalam menjalankan kinerjanya dan menitik beratkan pada pertumbuhan kinerja dengan mengedepankan pertumbuhan pembiayaan yang sehat, menata perbaikan struktur pendanaan, memperkuat sektor permodalan, melakukan perbaikan kualitas pada aktiva produktif, melakukan pengembangan produk yang relevan dengan kebutuhan setelah melakukan identifikasi permintaan pasar. KBBS juga mencapai kinerja positif dengan berhasil menurunkan WS (NPF) KBBS sebesar 3,78% pertanggal 31 maret 2022 jika dibandingkan dengan NPF (net) pada 31 Maret 2021 yang berada pada angka 4,94%.
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More