Snapshot

KB Bukopin Jalin Kerja Sama Sinarmas Asset Management Pasarkan Reksa Dana

Wakil Direktur Utama KB Bukopin, Robby Mondong tengah menyampaikan sambutan saat acara kerja sama antara KB Bukopin dengan Sinarmas Asset Management yang dilakukan di Jakarta.
Wakil Direktur Utama KB Bukopin, Robby Mondong dan Direktur Utama Sinarmas Asset Management, Alex Setyawan WK berjabat tangan sambil bertukar naskah kerja sama disela acara penandatanganan kerja sama terkait pasarkan berbagai produk reksa dana unggulan yang digelar di Jakarta, Rabu, 1 Februari 2023.

kerja sama ini diharapkan bisa menjadi alternatif pilihan investasi bagi nasabah. Produk-produk reksa dana unggulan dibawah kelolaan Sinarmas Asset Management yang akan dipasarkan KB Bukopin antara lain Danamas Rupiah Plus, Danamas Pasti, Simas Syariah Pendapatan Tetap, Simas Satu Prima dan Simas Saham Maksima.

M Zulfikar

Recent Posts

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

5 mins ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

43 mins ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

2 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

2 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

3 hours ago

Bangkrut Akibat Kredit Macet, Bank Ayandeh Iran Tinggalkan Utang Rp84,5 Triliun

Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More

3 hours ago