Perbankan

KB Bukopin Finance Sabet Peringkat 1 TOP Corporate Brand 2026, Bukti Brand Makin Solid

Poin Penting

  • KB Bukopin Finance meraih Peringkat 1 TOP Corporate Brand 2026, mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik.
  • Perusahaan memperkuat bisnis melalui ekspansi produk pembiayaan ritel, produktif, dan digital.
  • Fokus baru diarahkan pada pembiayaan kendaraan listrik dan penguatan kemitraan untuk memperluas pasar.

Jakarta – PT KB Bukopin Finance menunjukkan kiprahnya di tengah kompetisi industri pembiayaan nasional dengan meraih Peringkat 1 TOP Corporate Brand 2026 pada kategori Perusahaan Pembiayaan dalam ajang Infobank TOP Digital Brand 2026.

Capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap KB Bukopin Finance, yang terus berupaya menghadirkan layanan pembiayaan yang andal serta memberikan pengalaman positif bagi para pelanggan.

Penilaian dilakukan oleh Infobank bersama Isentia melalui analisis sejumlah percakapan digital yang mencakup sentimen positif, negatif, maupun netral di berbagai kanal media online.

Baca juga: KB Bukopin Finance Ekspansi ke Segmen Ritel dan Pembiayaan Hijau

Direktur Utama KB Bukopin Finance, Hendra Gunawan, menyebut penghargaan ini sebagai bukti bahwa strategi perusahaan dalam menghadirkan layanan pembiayaan yang relevan mulai mendapat pengakuan publik.

“Penghargaan ini menjadi refleksi bahwa layanan yang kami bangun benar-benar dirasakan manfaatnya oleh nasabah. Dan ini memotivasi kami untuk terus meningkatkan pengalaman bernilai dan terbaik kepada pelanggan,” ujarnya, pada pertengahan Maret 2026 kepada Infobank.

Ekspansi Bisnis dan Diversifikasi Produk

Di balik reputasi brand yang semakin menguat tersebut, KB Bukopin Finance memang tengah melakukan ekspansi bisnis yang cukup agresif dalam beberapa tahun terakhir.

Perusahaan memperluas portofolio pembiayaan ritel melalui berbagai produk seperti pembiayaan mobil bekas, mobil baru, hingga pembiayaan multiguna.

Tak hanya itu, perusahaan juga memperkuat layanan pembiayaan di sektor produktif, mulai dari pembiayaan alat kesehatan, dealer financing, hingga dana tunai atau refinancing yang menyasar kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.

“Strategi kami sederhana, di mana menghadirkan solusi pembiayaan yang lengkap dan mudah dijangkau. Kami ingin menjadi mitra finansial yang dapat diandalkan oleh masyarakat, baik untuk kebutuhan konsumtif maupun produktif,” kata Hendra.

Baca juga: Tuai Hasil Transformasi, KB Bukopin Finance Lanjutkan Kinerja Solid

Di saat yang sama, KB Bukopin Finance juga membaca arah perubahan industri otomotif nasional yang mulai bergerak menuju kendaraan listrik. Sejak awal 2025, perusahaan mulai menggarap pembiayaan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) sebagai bagian dari komitmen terhadap pembiayaan berkelanjutan

“Kami melihat kendaraan listrik bukan hanya tren industri, tetapi bagian dari perubahan besar menuju ekonomi yang lebih hijau. KB Bukopin Finance ingin ikut berperan dalam membangun ekosistem pembiayaan kendaraan listrik di Indonesia,” sambungnya.

Melalui skema green financing, KB Bukopin Finance kini menyediakan pembiayaan mobil listrik dan motor listrik bagi segmen ritel maupun korporasi dengan suku bunga kompetitif serta proses pembiayaan yang efisien.

Perkuat Kemitraan dan Digitalisasi

Untuk memperluas pasar, perusahaan memperkuat kerja sama dengan jaringan dealer kendaraan dan menjalin kemitraan strategis dengan berbagai platform digital.

Kolaborasi ini juga menyasar pembiayaan motor listrik bagi mitra pengemudi transportasi online, sehingga memberikan dampak ekonomi sekaligus mendukung ekosistem kendaraan ramah lingkungan.

Baca juga: KB Bukopin Fasilitasi Kredit Rp500 Miliar kepada KB Finansia Multi Finance

Namun di sisi lain, KB Bukopin Finance tetap menggenjot penyaluran pembiayaan di sektor korporasi melalui skema Business-to-Business-to-Consumer (B2B2C). Pola ini terbukti efektif memperluas jaringan pemasaran sekaligus memperkuat loyalitas pelanggan di berbagai segmen pasar.

“Ke depan kami akan terus memperkuat inovasi produk, memperluas jaringan kemitraan, serta meningkatkan layanan berbasis digital agar KB Bukopin Finance semakin dekat dengan masyarakat,” tutup Hendra.

Dengan kombinasi inovasi produk, ekspansi jaringan, dan strategi digital yang semakin matang, KB Bukopin Finance tidak hanya memperkuat bisnisnya. Perusahaan juga terus memperkuat reputasinya di ruang digital, tempat di mana brand diuji bukan oleh sekadar iklan, melainkan oleh percakapan publik. (*) RAL

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

OJK Catat Akumulasi Pendapatan Premi di Februari 2026 Capai Rp62,37 Triliun

Poin Penting Premi asuransi mencapai Rp62,37 triliun per Februari 2026, tumbuh 3,50% yoy. Total aset… Read More

4 mins ago

IHSG Sesi I Ditutup Bertahan Melemah ke Posisi 6.971

Poin Penting IHSG sesi I ditutup melemah 0,79% ke level 6.971 dengan mayoritas saham terkoreksi.… Read More

53 mins ago

OJK Jatuhkan Denda Rp15,9 Miliar terkait Kasus Manipulasi Pasar Modal

Poin Penting OJK mengenakan denda Rp15,9 miliar kepada enam individu terkait kasus manipulasi pasar modal.… Read More

2 hours ago

Harga Plastik Melonjak Dampak Perang Iran, Apa Langkah Pemerintah?

Poin Penting: Harga plastik melonjak hingga 100 persen akibat terganggunya pasokan bahan baku dari Timur… Read More

2 hours ago

Outstanding Pindar Tembus Rp100,69 Triliun, Tumbuh 25,75 Persen per Februari 2026

Poin Penting Outstanding pindar mencapai Rp100,69 triliun per Februari 2026, tumbuh 25,75% yoy. Risiko kredit… Read More

2 hours ago

Jumlah Investor Pasar Modal Maret 2026 Tumbuh 21,51 Persen jadi 24,74 Juta

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan jumlah investor pasar modal dalam negeri terus mengalami… Read More

3 hours ago