Para finalis, pemenang, dan dewan juri GenKBiz Yogyakarta foto bersama perwakila KB Bank. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Yogyakarta – Di tengah meningkatnya urgensi bisnis berkelanjutan, PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) tancap gas mencetak wirausaha muda berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui GenKBiz Yogyakarta, program inkubasi yang menyasar ide bisnis inovatif dengan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat.
Direktur Utama KB Bank, Kunardy Darma Lie menegaskan, GenKBiz merupakan bukti konkret komitmen KB Bank dalam melahirkan wirausaha muda yang adaptif dan berorientasi pada keberlanjutan.
“KB Bank percaya generasi muda memiliki peran strategis dalam menghadirkan solusi bisnis yang relevan dengan tantangan masa depan. Melalui GenKBiz, kami ingin mendorong lahirnya wirausaha yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya, dikutip Selasa, 3 Februari 2026.
Baca juga: KB Bank Dorong Kreativitas Entrepreneur Muda Berbasis ESG Lewat GenKBiz
GenKBiz merupakan bagian dari upaya KB Bank dalam membangun ekosistem kewirausahaan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Program ini memberikan pembekalan bisnis, mentoring, serta ruang bagi peserta untuk mengembangkan ide usaha. Usaha yang dinilai tidak hanya bernilai komersial, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.
Rangkaian GenKBiz Yogyakarta ditutup dengan final pitching. Para finalis mempresentasikan ide bisnis mereka di hadapan dewan juri dari kalangan praktisi industri, akademisi, dan perwakilan KB Bank.
Baca juga: KB Bank Dorong Investasi Korea ke Indonesia Lewat Indonesian Day Business Forum 2026
Penilaian dilakukan secara menyeluruh dengan mengukur tingkat inovasi, keberlanjutan usaha, dampak ESG, serta kelayakan model bisnis untuk dikembangkan secara jangka panjang.
Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, dewan juri menetapkan tiga pemenang terbaik GenKBiz Yogyakarta. Juara pertama diraih Firdaus Sari Asta melalui Mustav Co, produsen sustainable corporate gift premium.
Firdaus berhasil memanfaatkan limbah pelepah pisang sebagai material pengganti kulit (vegan leather). Mustav Co dinilai berkontribusi pada pengurangan limbah pertanian, pemberdayaan kelompok perempuan di Cilacap. Lewat usahanya, ia dinilai turut mendorong penerapan standar ESG di lingkungan korporasi.
Lalu, juara kedua diraih Ade Kurniawan dengan CIP Janggel. Pengolahan limbah tongkol jagung besutannya menjadi produk bernilai ekonomi tinggi seperti dekorasi rumah, furnitur, hingga briket.
Dengan pendekatan zero waste, CIP Janggel menekan polusi dari pembakaran limbah, menciptakan lapangan kerja dan edukasi kriya bagi masyarakat pedesaan.
Baca juga: KB Bank Gandeng Tjiwi Kimia Terbitkan Sukuk Rp400 Miliar, Perkuat Kualitas Aset
Sementara itu, juara ketiga diraih Yoga Angkawijaya Kristiawan dari Universitas Gadjah Mada melalui FoodLoop, ekosistem pengurangan food waste berbasis komunitas.
FoodLoop mengintegrasikan Food Sharing Station dan Waste Upcycling Point. Bisnis yang dimiliki Yoga juga berperan sebagai market intermediary yang menghubungkan pelaku usaha makanan dengan perusahaan dalam implementasi program CSR/ESG yang terukur.
Lebih lanjut, KB Bank optimistis GenKBiz akan menjadi akselerator lahirnya pelaku usaha muda berdaya saing yang mampu memperkuat ekonomi lokal sekaligus menopang transformasi ekonomi nasional berkelanjutan. (*) RAL
Poin penting Mantan Menteri Kehakiman China Tang Yijun divonis penjara seumur hidup atas kasus suap… Read More
Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp20 triliun sepanjang 2025, ditopang pertumbuhan kredit 15,9% ke… Read More
Poin Penting OJK berencana menaikkan batas minimum free float emiten menjadi 15 persen dari saat… Read More
Poin Penting KBMI 1 mencakup 59 bank atau 56 persen bank umum nasional. Meski aset… Read More
Poin Penting BSI resmi berstatus Persero sejak 23 Januari 2026 dan menegaskan fokus penguatan bisnis… Read More
Poin Penting CFX pangkas biaya transaksi hingga 50% untuk meningkatkan daya saing kripto nasional. Biaya… Read More