News Update

Kaum Milenial Mendominasi Pasar Modal

JakartaOtoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan kaum milenial mulai marak masuk ke pasar modal. Hal ini didukung oleh perkembangan teknologi yang cepat dan tingginya antusias anak muda yang mulai memikirkan masa depan dengan berinvestasi.

Deputi Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Sardjito mengatakan anak milenial saat ini boleh dibilang punya sikap loyalitas yang kurang. Hal tersebut bisa dilihat dari seringnya anak muda berpindah pindah kerja.

Dengan didukung teknologi yang semakin cepat dan mudahnya berinvestasi, membuat kaum milenial saat ini menyasar pasar modal sebagai wadah mencari penghasilan dan tabungan untuk masa depan.

“Sehingga tidak heran sekarang mulai banyak kaum milenial berinvestasi di pasar modal,” jelas Sardjito kepada Infobank, Kamis, 18 Oktober 2018.

Baca juga: OJK Optimis Indeks Literasi Pasar Modal Capai Double Digit Tahun 2018

Kedepan lanjut Sardjito, tantanganya bagaimana membuat kaum milenial ini benar-benar nyaman berinvestasi di pasar modal.

Karena seperti diketahui, kaum milenial sangat mengenal teknologi dan sering berinteraksi dengan media sosial. Dikhawatirkan, jika mereka (kaum milenial) melihat atau mengalami masalah di pasar modal, mereka akan hilang kepercayaan.

“Tantangannya, tinggal bagaimana regulator membuat mereka percaya bahwa investasi di pasar modal, aman dan nyaman. Khawatirnya jika ada pergejolakan, mereka kapok dan ramai-ramai keluar dari pasar modal. Karena mereka pasti akan menshare gejolak itu di media sosial,” jelasnya.

Seperti diketahui, berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), saat ini invetor di pasar modal didominasi laki-laki, sebanyak 59,35%.

Dari jumlah itu, untuk investor usia kurang dari 20 tahun sebesar 3,67% dan usia 21-30 tahun sebanyak 34,19% dan usia 31-40 tahun sebesar 25,11% dan usia 41-50 sebanyak 19,70%. Sisanya usia 51-79. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Biar Nggak Tekor, Ini Cara Atur THR dan Jaga Kesehatan saat Lebaran

Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More

4 hours ago

BI Tetap Siaga di Pasar Jaga Rupiah selama Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri

Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More

6 hours ago

Dampak Perang Timur Tengah, BI Tarik Sinyal Penurunan Suku Bunga

Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More

7 hours ago

BSN Jalin Kerja Sama dengan Ekosistem Properti Syariah Indonesia

Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More

7 hours ago

Porsi Pembiayaan Meningkat, Maybank Indonesia Perkuat Pembiayaan SME Syariah

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More

9 hours ago

Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Tarif LRT Jabodebek Dipatok Maksimal Rp10.000

Poin Penting PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif maksimal LRT Jabodebek sebesar Rp10.000 selama… Read More

9 hours ago