Jakarta – Dengan menurunnya angka hunian dan kasus COVID-19, RS Wisma Atlet Pademangan saat ini beroperasi penuh sebagai pusat karantina bagi WNI dan WNA yang baru tiba di tanah air. Saat ini, pasien yang terkonfirmasi positif COVID gejala ringan atau tanpa gejala akan di rujuk ke RS Wisma Atlet Kemayoran.
Letkol Laut (K) drg. M Arifin, Sp.Ort, Komandan Lapangan RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet mengungkapkan, RS Wisma Atlet Pademangan sudah kembali ke tujuan awalnya, yaitu untuk repatriasi WNI dan WNA. Masyarakat yang baru saja tiba dari luar negeri akan mengikuti peraturan karantina yang berlaku dan ditempatkan di tower 8, 9 dan 10.
“Saat ini, WNI dan WNA yang baru datang ke Indonesia akan di tes swab 2 kali. Waktu pertama kali datang dan pada hari ke 4. Selain itu, mereka juga karantina selama 5 hari sesuai peraturan yang berlaku,” jelas Arifin pada gelar wicara virtual yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, 15 Maret 2021.
Lalu, Arifin mengungkapkan, ia dan timnya selalu memberikan dukungan moril satu sama lain agar selalu kuat dalam melaksanakan tugas menjadi pejuang garis depan. Para nakes memiliki prinsip “pantang pulang sebelum corona tumbang”. Prinsip ini selalu menguatkan para nakes untuk tetap bertahan menghadapi pandemi.
Kemudian, arifin juga mengingatkan agar masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan. Vaksinasi bukan menjadi jaminan kebal dari COVID-19. Gaya hidup higienis dan sehat juga harus terus diterapkan agar tidak tertular virus COVID-19. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More