Jakarta – Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Rita Rogayah mengimbau seluruh Rumah Sakit (RS) untuk membuka perawatan pasien covid-19 meski bukan RS Rujukan.
Hal tersebut dilakukan lantaran adanya peningkatan angka keterisian tempat tidur isolasi atau Bed Occupancy Rate (BOR) di seluruh RS nasional. Dia menjelaskan, pada awal November, BOR masih berada di angka 42%, sedangkan pada di akhir tahun 2020 saat ini telah mencapai 63%.
“Kita sudah punya 940 RS rujukan tapi kami imbau semua RS, baik RS milik TNI, Polri, dan swasta yang mampu memberikan pelayanan untuk Covid-19 maka mereka juga bisa memberikan layanan,” kata Rita melalui video conference di Youtube BNPB Indonesia seperti dikutip Kamis 30 Desember 2020.
Tak hanya itu, pihaknya juga meminta rumah sakit rujukan Covid-19 di Indonesia untuk menambah kapasitas tempat tidur sebanyak 30%. Rita mengatakan, Kemenkes juga telah mengeluarkan surat edaran resmi terkait hal ini.
Kemenkes juga terus berupaya untuk mengatasi ketersediaan ruang rawat inap. Pihaknya pada bulan November hingga Desember juga sudah menambahkan 10.000 tempat tidur di berbagai RS.
Selain itu, Kemenkes juga sudah menambahkan 1.300 tempat tidur isolasi dan ICU tambahan untuk mengatasi lonjakan kasus dampak libur natal dan tahun baru. Dari 1.300 tempat tidur tambahan itu tersebar di 35 RS. 500 tempat tidur di antaranya disiapkan untuk rumah sakit di wilayah Jabodetabek. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More