Jakarta – Pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi akan terpukul pada kuartal II-2020 akibat penambahan kasus Covid-19 di Indonesia yang tak kunjung menurun setiap harinya.
Tak tanggung-tanggung, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti pun memprediksi pertumbuhan ekonomi RI pada kuartal II-2020 bisa anjlok hingga -4,8%, akibat penambahan kasus baru di Indonesia setiap harinya diatas 1.000 kasus.
“Di Indonesia sendiri (perekonomian) mengalami masa sulit dimana Menteri Keuangan memprediksi pertumbuhan -4%, sedagnan BI tidak jauh berbeda antar -4% sampai -4,8% di kuartal kedua dengan u shape recovery yang lambat,” kata Destry melalui video conference di Jakarta, Senin 20 Juli 2020.
Dirinya mengatakan, pertumbuhan kasus covid-19 di Indonesia masih cukup tinggi. Namun pihaknya mengapresiasi tenaga medis yang bertugas melakukan uji kesehatan rapid test kepada masyarakat setiap harinya. Menurutnya, hal tersebut akan lebih mempercepat penanganan covid19.
“Yang bagusnya, perkembangan rapid tes sudah mulai meningkat menjadi 4.000 per 1 juta penduduk dan akan ditingkatkan hingga 10.000 per 1 juta penduduk,” ucap Destry.
Sebagai informasi saja, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers dari Graha BNPB pada Minggu (19/7) menyampaikan penambahan konfirmasi positif yang ditemukan sebanyak 1.639, sehingga total seluruh kasus menjadi 86.521 terhitung sejak pencatatan pasien pertama pada 2 Maret 2020. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More
Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More
Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More
Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More
Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More