Head Consumer Lending of Bank Permata Haryanto
Jakarta – PT Bank Permata (BNLI) menargetkan sebanyak 20 ribu nasabah menengah atas alias segmen affluent melalui PermataUltimate Card yang diluncurkan pada Rabu (28/8).
“Kita menargetkan sekitar 15–20 ribu untuk kartu kredit PermataUltimate Card di tahap awal,” kata Head Consumer Lending of Bank Permata Haryanto, di Jakarta, Rabu, 28 Agustus 2024.
Menurutnya, dengan membidik angka tersebut, pihaknya dapat meningkatkan nilai penjualan menembus Rp600 miliar.
Baca juga: PermataBank Luncurkan Kartu Kredit PermataUltimate Card, Intip Penawaran Menariknya!
“Untuk men-direct sales volume itu, kita expect akan ada peningkatan sekitar Rp 600 miliar yang kita canangkan untuk yang base awal,” bebernya.
Diketahui, PermataUltimate Card sendiri ditunjukan bagi segmen affluent yang ingin menikmati lebih banyak manfaat bertransaksi menggunakan kartu kredit.
PermataUltimate Card memberikan pilihan eksklusif dalam menikmati berbagai keuntungan bagi nasabah private dan priority PermataBank.
Baca juga : Gandeng Japan Airlines, PermataBank Tawarkan Paket Perjalanan Menarik ke Luar Negeri
Namun, untuk minimum penempatan dana private segment yang dapat menggunakan PermataUltimate Card, yakni senilai Rp 500 juta.
Peluncuran kartu kredit ini juga merupakan komitmen PermataBank untuk menghadirkan alat pembayaran yang memberikan nilai lebih bagi nasabah PermataBank sesuai dengan gaya hidupnya.
“Dengan kerja sama strategis ini, kami berharap dapat membuka manfaat kemitraan yang lebih luas bagi kedua belah pihak,” pungkasnya. (*)
Editor : Galih Pratama
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More