Categories: News UpdatePerbankan

Kartu Kredit Co-Branding BRI Agro Diyakini Mampu Genjot Bisnis Kartu BRI

Jakarta — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mendorong bisnis anak usahanya, PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga, Tbk (BRI Agro) dengan meluncurkan kartu kredit co-branding. Lewat kolaborasi ini diharapkan bisnis BRI Agro dan kartu kredit BRI bisa semakin berkembang.

Peluncuran Kartu Kredit co-branding tersebut yang dilakukan pada April lalu. Handayani, Direktur Konsumer BRI mengatakan, hingga Juni 2019 telah menerbitkan sekitar 1,9 juta kartu kredit. Peluncuran ini bertujuan untuk terus meningkatkan lini bisnis Kartu Kredit BRI. Handayani pun optimis jika di sisa tahun 2019 Kartu Kredit BRI mampu bertambah 600 ribu nasabah baru.

Kartu Kredit BRI Agro hadir dengan desain khusus dan berbagai promo menarik di merchant pilihan yang telah bekerja sama dengan BRI. Selain itu, kartu ini juga hadir dengan beberapa fasilitas, seperti cicilan 0% hingga 24 bulan, free executive lounge dengan redeem BRI Point, fitur autopayment untuk pembayaran tagihan, hingga free annual fee pada tahun pertama.

Nasabah dapat memperoleh kartu kredit ini dengan mengajukan di seluruh jaringan kantor BRI Agro yang berjumlah lebih dari 40 Kantor. Selain itu, jaringan e-channel BRI Agro dengan BRI juga telah terintegrasi sehingga memungkinkan kartu kredit dan debit BRI Agro dapat digunakan di lebih dari 22 ribu ATM BRI.

“Kartu Kredit BRI Agro yang kami luncurkan hari ini bersama dengan BRI merupakan salah satu produk hasil kolaborasi BRI Group khususnya antara Bank BRI dan BRI Agro. Adanya kartu kredit ini dapat memberikan kemudahan Nasabah BRI Agro dalam bertransaksi dan dengan berbagai promo menarik Kartu Kredit BRI akan meningkatkan loyalitas nasabah terhadap BRI Agro,” tambah Direktur Utama BRI Agro, Agus Noor Santo.

Kerja sama BRI Agro dengan Bank BRI memang terus dilakukan, sebelumnya induk dan anak usaha ini meluncurkan PINANG, produk layanan dan jasa keuangan digital.

“Ke depannya Bank BRI akan terus berkolaborasi dengan anak perusahaan untuk menghadirkan one stop integrated financial solution sehingga dapat memberikan layanan dan produk keuangan terbaik untuk masyarakat Indonesia,” pungkas Handayani. (*) Evan

Paulus Yoga

Recent Posts

IHSG Rebound, Dibuka Menguat ke Posisi 8.934

Poin Penting IHSG berbalik menguat pada pembukaan perdagangan 13 Januari 2026, naik 0,56 persen ke… Read More

46 mins ago

Geopolitik Memanas, DBS Ungkap 2 Aset Investasi Paling Diuntungkan

Poin Penting Produksi minyak Venezuela rendah, invansi AS tak berdampak besar ke harga energi global.… Read More

1 hour ago

Rupiah Dibuka Melemah Imbas Gejolak Geopolitik yang Makin Meningkat

Poin Penting Rupiah melemah di awal perdagangan Selasa (13/1/2026) ke level Rp16.873 per dolar AS,… Read More

2 hours ago

Update Harga Emas Hari Ini: Antam, Galeri24, dan UBS Kompak Meroket

Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak naik pada Selasa, 13 Januari 2026, mencakup produk… Read More

2 hours ago

Ilusi Pertumbuhan Tinggi dan Tantangan Prabowonomics

Oleh Mudrajad Kuncoro, Guru Besar Prodi Pembangunan Ekonomi Kewilayahan Sekolah Vokasi UGM dan Penulis Buku… Read More

3 hours ago

IHSG Berpotensi Lanjut Melemah, Ini Katalis Pemicunya

Poin Penting IHSG berpotensi sideways cenderung melemah, dengan peluang menguji area support 8.725–8.800, seiring belum… Read More

3 hours ago