Poin Penting
Jakarta – Kartika Wirjoatmodjo resmi tak menjabat lagi sebagai Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Kepala dan Wakil Kepala Badan Pengatur BUMN (BP BUMN) pada Rabu, 8 Oktober 2025.
Menurut Menteri Sekretariat Negara (Menesesneg) Prasetyo Hadi, Kartika Wirjoatmodjo tak lagi menjabat sebagai Wakil Menterti BUMN usai status kelembagaan berubah menjadi Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN).
Meski demikian, Prasetyo menegaskan bahwa Kartika Wirjoatmodjo tidak dicopot, namun otomatis berhenti tugas setelah UU BUMN yang baru disahkan.
“Jadi bukan dicopot, sudah berhenti tugas,” tegas Prasetyo dikutip 9 Okober 2025.
Baca juga: Revisi UU BUMN Perkuat Peran KPK, Pejabat BUMN Wajib Lapor Harta Kekayaan
Sebelumnya, Tiko sapaan akrab Kartika Wirjoatmodjo telah menjabat sebagai Wamen BUMN selama hampir enam tahun.
Tiko menduduki posisi Wamen BUMN periode 2019-2024 di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Kemudian, Tiko melanjutkan jabatan sebagai Wamen BUMN di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sejak dilantik pada 21 Oktober 2024.
Pria kelahiran Surabaya, 18 Juli 1973 ini juga pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. pada 2015 hingga 2016.
Baca juga: Presiden Prabowo Lantik Donny Oskario Jadi Kepala BP BUMN
Setelah Kementerian BUMN berubah menjadi BP BUMN, Presiden Prabowo melantik Dony Oskaria sebagai Kepala BP BUMN serta Aminuddin Maruf dan Tedi Bharata sebagai wakilnya.
Diketahui, sebelum dilantik Donny dan Aminuddin merupakan Wakil Menteri BUMN bersama Tiko dalam Kabinet Merah Putih Prabowo.
Sementara, Tedi Bharata sebelumnya menjabat Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN. (*)
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More