Ekonomi dan Bisnis

Kapasitas SDM Unggul dan Berdaya Saing jadi Fokus PKT Untuk Bangun Ekonomi Daerah

Jakarta – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Marthin Billa, mendorong perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk terus meningkatkan pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing, sehingga putra daerah mampu mengambil peran dalam pembangunan ekonomi secara nyata.

Marthin Billa yang juga Presiden Majelis Adat Dayak Nasional ini pun mengapresiasi keberadaan PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) sebagai salah satu anak usaha BUMN yang berdiri dan berkembang di Bumi Etam. Apalagi beragam kontribusi dan peran yang selama ini direalisasikan PKT, mampu memberi dampak signifikan bagi masyarakat daerah.

Menurutnya, sejauh ini PKT telah berperan dalam mendukung pembangunan daerah di berbagai sektor, disamping kontribusi utama mendorong kemajuan pertanian Indonesia melalui penyediaan pupuk yang memadai. Salah satunya pengembangan kapasitas sumberdaya manusia unggul di Kota Bontang dan Kalimantan Timur, yang diwujudkan melalui program pembinaan dan maupun beasiswa bagi anak berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk menempuh pendidikan yang lebih layak.

“Termasuk perhatian terhadap masyarakat adat khususnya warga dayak di Bontang dan Kalimantan Timur, PKT merupakan perusahaan yang memberikan kontribusi serta manfaat yang cukup signifikan,” ujar Marthin Billa saat kunjungannya, Selasa, 19 Juli 2022.

Dirinya menegaskan, bahwa warga dayak di Kota Bontang dan Kalimantan Timur akan terus mendukung PKT dengan sinergi dan kemitraan yang selama ini terjalin merupakan wujud kolaborasi antara masyarakat dayak dengan perusahaan dalam membangun daerah. “Kami harap kemitraan ini bisa terus diperkuat. Kami siap membantu dan mendukung untuk terus berkembang, melalui sinergi aktif demi kemajuan daerah,” tambah Marthin Billa.

Ketua DAD Provinsi Kaltim Zainal Arifin, pun menyebut, jalinan antara masyarakat adat dayak dengan PKT selama ini terbina baik, melihat kontribusi perusahaan terhadap pengembangan kapasitas SDM yang secara serius memfasilitasi usaha kecil kerajinan dayak, melalui program pembinaan dan pendampingan hingga berdampak terhadap kesejahteraan. Termasuk di bidang pendidikan yang diharap ke depan dapat semakin ditingkatkan.

Sementara itu, SVP Sekretaris Perusahaan PKT Teguh Ismartono,menyambut positif dukungan masyarakat adat dayak terhadap keberadaaan perusahaan. Terkait program pendidikan dan pengembangan kapasitas SDM lokal, telah menjadi komitmen perusahaan sebagai agen pembangunan agar daya saing generasi muda di Kota Bontang maupun Kalimantan Timur mampu menjawab tantangan ke depan. Tak hanya di bidang industri, tapi juga sektor potensial lain yang dapat dijadikan peluang dalam mencapai kemandirian.

“PKT sangat fokus dalam membina masyarakat, baik di bidang pendidikan melalui beasiswa maupun pembinaan usaha kecil dan sektor lainnya secara optimal. Tidak ada yang kami bedakan, karena manfaat keberadaan PKT harus dirasakan secara merata oleh masyarakat termasuk bagi warga dayak,” ujar Teguh. 

Sesuai amanat Kementerian BUMN agar korporasi terlibat untuk pengembangan usaha di tataran lokal, sejauh ini telah diwujudkan PKT dalam bentuk pembinaan maupun kerjasama pemberdayaan pengusaha lokal di berbagai bidang. Salah satunya melalui program Pasar Digital Pengadaan Barang dan Jasa BUMN (PADI BUMN), yang mengamanahkan agar pengadaan barang dan jasa di lingkungan perusahaan menggandeng sekaligus memberdayakan pelaku UMKM lokal.

“PKT memastikan selalu mendukung pelaku usaha lokal agar lebih berdaya serta mampu berkembang dengan baik. Hal ini menjadi komitmen PKT, sehingga apapun kebutuhan perusahaan terlebih dulu memprioritaskan di tataran lokal,” terang Teguh. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

4 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

4 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

5 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

9 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

17 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

18 hours ago