KIP Kuliah 2024
Jakarta – Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2025 menjadi salah satu solusi dari pemerintah dalam meringankan beban mahasiswa. Program satu ini memberi dukungan melalui bantuan biaya pendidikan serta tunjangan biaya hidup mahasiswa.
Data Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menyebut, ada 844.714 mahasiswa di 2025 yang akan menerima bantuan KIP. Oleh sebab itu, para mahasiswa kerap mencari informasi kapan pencairan KIP berlangsung.
Diketahui, proses pencairan dana KIP Kuliah akan disalurkan usai proses verifikasi data mahasiwa selesai.
Apabila melihat jadwal pencairan pada tahun sebelumnya, dana KIP Kuliah diterima mahasiswa di semester genap 2025 selama periode Maret-April 2025.
Baca juga : Sri Mulyani Tegaskan Beasiswa KIP dan LPDP Tidak Terkena Pemangkasan
Sementara itu, pencairan KIP Kuliah semester ganjil 2025/2026 diperkirakan terjadi pada bulan Agustus-September 2025.
Untuk bantuan KIP Kuliah sendiri terbagi menjadi biaya pendidikan dan biaya hidup. Untuk biaya pendidikan akan langsung dibayarkan ke perguruan tinggi. Lalu, untuk biaya hidup disalurkan kepada rekening penerima (mahasiswa).
Baca juga : Punya Mimpi Kuliah di Luar Negeri? Wajib Pertimbangkan 5 Hal Berikut
Berikut detail besaran bantuan yang disalurkan KIP Kuliah 2025.
2. Biaya Hidup
Bantuan biaya hidup terdiri dari lima klaster. Adapun besarannya disesuaikan berdasarkan indeks harga lokal wilayah perguruan tinggi bersangkutan. Berikut rincian masing-masing klaster.
Pengecekan status pencairan KIP Kuliah 2025 bisa dilakukan secara online oleh mahasiswa dengan menggunakan akun KIP Kuliah masing-masing.
Berikut langkah-langkahnya yang perlu dilakukan:
Editor: Galih Pratama
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More