Pelabuhan; Infrastruktur penting. (Foto: Erman)
Karimun – Kapal milik anak usaha PT Soechi Lines Tbk (SOCI) yakni PT Multi Ocean Shipyard (MOS) meledak. Ledakan tersebut diduga berasal dari sebuah tabung gas, pada saat melakukan pengelasan di salah satu Project Perbaikan Kapal, Rabu (24/4).
Akibat dari ledakan tersebut, dua pekerja PT Multi Ocean Shipyard dilarikan ke Rumah Sakit karena mengalami luka bakar yang cukup serius.
Berdasarkan informasi yang berhasil didapat, kecelakaan bermula ketika salah satu pekerja sedang melakukan pengelasan di atas kapal, tiba – tiba muncul ledakan kuat yang membuat dua pekerja PT MOS mengalami luka bakar serius.
“Jadi saat itu ada pekerja yang sedang mengelas, kemudian api dari mesin las itu jatuh kebawah dan mengenai Tabung dan meledak,” kata seorang pekerja yang enggan namanya disebutkan.
Akibat dari ledakan tersebut, membuat para pekerja lainnya langsung menghentikan pekerjaannya dan menuju sumber ledakan dan ditemukan ada dua orang pekerja yang menjadi korban dari ledakan besar tersebut.
“Ada dua orang korban, satu orang masih sadarkan diri dan terlihat lemas, sementara satu orang lainnya tidak sadarkan diri. Luka bakar mereka cukup parah disekujur tubuh,” katanya.
Kapolsek Meral Polres Karimun, AKP Hadi Sucipto menjelaskan saat ini pihak kepolisian tengah melakukan olah TKP di perusahaan yang berada di Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat.
“Ini kita sedang mau memeriksa ke TKP untuk memeriksa bagaimana kronologisnya, selanjutnya akan kita kabari perkembangannya,” ujarnya.
Kedua orang tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Muhammad Sani Zulham dan Rumah Sakit Bakti Timah untuk mendapatkan perawatan medis.
Ledakan kapal milik PT MOS ini bukan yang pertama kali terjadi, sebelumnya pada bulan November 2018, galangan MOS juga mengalami kecelakaan pada saat balon airbag kapal meledak dan melukai lebih dari 20 orang. (*)
Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More