Kapal kargo milik pengusaha asal Israel dihantam oleh pesawat tanpa awak (drone)/istimewa
Jakarta – Sebuah kapal kargo milik pengusaha asal Israel dihantam oleh pesawat tanpa awak (drone) di Samudera Hindia, pada Jumat, (24/11). Akibat peristiwa tersebut, menyebabkan kerusakan ringan pada kapal.
Dinukil Reuters, Senin (27/11), kapal tersebut berjenis CMA CGM SYMI berbendera Malta, yang dioperasikan oleh perusahaan Prancis, diperkirakan senilai USD 75 juta atau sekitar hampir Rp1,2 triliun. Beruntung, dalam kejadian tersebut tak menimbulkan korban jiwa.
Baca juga: Gerakan Medsos Julid Fisabilillah Sukses Serang Mental Tentara Israel
Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) sendiri menuduh Iran sebagai dalang dibalik serangan tersebut. Adapun drone yang digunakan berjenis drone Shahed-136.
“Iran telah memasok drone Shahed-136 kamikaze ke Rusia untuk digunakan di Ukraina. Mereka lalu membawa hulu ledak kecil yang meledak saat terkena benturan,” tulis laporan itu.
Diketahui, peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan keamanan maritim akibat perang Israel-Hamas. Selain itu, menyusul penyitaan kapal kargo Israel oleh Houthi Yaman, sekutu Iran, di Laut Merah selatan.
“Israel menyebut penyitaan kapal itu sebagai tindakan terorisme Iran,” jelasnya.
Laporan dari saluran satelit Pan-Arab Al Mayadeen menyebut, kapal Israel tersebut telah menjadi target di Samudera Hindia.
Baca juga: Gencatan Senjata Dimulai, Berikut Daftar Sandera Israel dan Palestina yang Dibebaskan
Meski begitu, seorang pejabat AS tidak memberikan bukti terkait keterlibatan Iran dalam serangan tersebut, dan menyatakan bahwa mereka terus memantau situasi dengan lebih hati-hati.
Hingga saat ini, Iran belum memberikan pernyataan resmi mengenai laporan yang menyudutkan negara tersebut. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More