News Update

Kantor Cabang Berkurang, Bank Mandiri Jamin Tak Ada PHK

Jakarta – Pandemi Covid-19 mulai berdampak pada berubahnya perilaku nasabah perbankan yang beralih ke lini digital, sehingga layanan kantor cabang mulai berkurang. Meskipun begitu, PT Bank Mandiri Tbk menegaskan bahwa tak akan ada PHK walau jumlah kantor cabang berkurang akibat digitalisasi.

Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan mengungkapkan, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di sektor digital banking. Tujuannya untuk beradaptasi dengan kondisi dan berubahnya perilaku nasabah.

“Pengembangan digital tak akan mengorbankan jumlah karyawan, namun mengoptimalkan pengembangan skill atau kemampuan SDM. Nantinya, dengan pengembangan kemampuan ini, pegawai akan siap beradaptasi dari sisi operasional untuk penguatan layanan digital Bank Mandiri,” ujar Rully pada keterangannya, di Jakarta, Senin, 22 Juni 2020.

Ia menambahkan, untuk memperkuat kapabilitas teknis, soft-skill, leadership SDM, Bank Mandiri menyediakan berbagai training, pelatihan, dan pendidikan melalui kerja sama dengan berbagai kampus terbaik di dalam dan luar negeri. Sehingga, karyawan memiliki pola pikir sebagai pembelajar yang tangguh atau growth mindset.

Tahun ini, Bank Mandiri mulai memperkenalkan layanan Online Onboarding. Sehingga masyarakat tidak perlu ke kantor cabang atau mengunduh aplikasi untuk membuka rekening, tetapi cukup mengakses link join.bankmandiri.co.id melalui ponsel atau melakukan scan QR.

Sebagai informasi, saat ini terdapat 65 ribu rekening baru telah dibuat masyarakat tanpa perlu ke cabang. Sedangkan layanan Mandiri Online telah menjadi platform e-channel utama yang memiliki layanan lengkap untuk memenuhi kebutuhan nasabah ritel. Nasabah bisa melakukan transfer, bayar pajak, BPJS, telepon, kartu kredit, beli pulsa, token PLN, membuka rekening deposito, informasi transaksi kartu kredit dan lainnya, hingga pengisian saldo e-money. (*) Evan Yulian Philaret

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

34 mins ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

57 mins ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

58 mins ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

1 hour ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

5 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

8 hours ago