Likuiditas Mengetat, Mandiri Optimis DPK Bisa Tumbuh 10%
Jakarta – Pandemi Covid-19 mulai berdampak pada berubahnya perilaku nasabah perbankan yang beralih ke lini digital, sehingga layanan kantor cabang mulai berkurang. Meskipun begitu, PT Bank Mandiri Tbk menegaskan bahwa tak akan ada PHK walau jumlah kantor cabang berkurang akibat digitalisasi.
Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan mengungkapkan, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di sektor digital banking. Tujuannya untuk beradaptasi dengan kondisi dan berubahnya perilaku nasabah.
“Pengembangan digital tak akan mengorbankan jumlah karyawan, namun mengoptimalkan pengembangan skill atau kemampuan SDM. Nantinya, dengan pengembangan kemampuan ini, pegawai akan siap beradaptasi dari sisi operasional untuk penguatan layanan digital Bank Mandiri,” ujar Rully pada keterangannya, di Jakarta, Senin, 22 Juni 2020.
Ia menambahkan, untuk memperkuat kapabilitas teknis, soft-skill, leadership SDM, Bank Mandiri menyediakan berbagai training, pelatihan, dan pendidikan melalui kerja sama dengan berbagai kampus terbaik di dalam dan luar negeri. Sehingga, karyawan memiliki pola pikir sebagai pembelajar yang tangguh atau growth mindset.
Tahun ini, Bank Mandiri mulai memperkenalkan layanan Online Onboarding. Sehingga masyarakat tidak perlu ke kantor cabang atau mengunduh aplikasi untuk membuka rekening, tetapi cukup mengakses link join.bankmandiri.co.id melalui ponsel atau melakukan scan QR.
Sebagai informasi, saat ini terdapat 65 ribu rekening baru telah dibuat masyarakat tanpa perlu ke cabang. Sedangkan layanan Mandiri Online telah menjadi platform e-channel utama yang memiliki layanan lengkap untuk memenuhi kebutuhan nasabah ritel. Nasabah bisa melakukan transfer, bayar pajak, BPJS, telepon, kartu kredit, beli pulsa, token PLN, membuka rekening deposito, informasi transaksi kartu kredit dan lainnya, hingga pengisian saldo e-money. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More