Jakarta – Calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan peran Bank Perkreditan Rakyat (BPR) sangat dibutuhkan oleh masyarakat kelas bawah.
Pasalnya, banyak masyarakat kelas bawah masih bergantung pada rentenir. Ujung-ujungnya tercekik bunga yang tinggi.
Melihat itu, iapun menghimbau BPR agar tidak mau kalah dengan rentenir. Kalau bisa BPR “tiru” rentenir. Tiru yang dimaksudnya yakni dalam hal memberi kemudahan bagi masyarakat kelas bawah menerima pinjaman.
Ia beranggapan, saat ini masyarakat kelas bawah sudah terintimidasi saat masuk bank, karena merasa tidak percaya diri. Sehingga rentenir menjadi alternatif untuk meminjam uang.
“Kalau bisa tiru rentenir, beri kemudahan masyarakat kelas bawah,” kata Ridwan Kamil diacara Penganugerahan TOP 100 BPR The Finance di Jakarta, Jumat, 29 Juni 2018.
Lelaki yang akrab disapa kang Emil pun bercerita, dirinya berhasil membebaskan 16 ribu nasabah dari rentenir dengan masuk ke BPR Kota Bandung. Syaratnya mudah, hanya dengan membuka rekening di BPR Kota Bandung.
Adapun strategi yang dilakukan hanya dengan meluncurkan beberapa produk yang dapat mempermudah masyarakat kelas bawah dalam mendapat pinjaman.
Salah satunya Kredit Mesra (Kredit Masjid Sejahtera). Dengan produk ini, masyarakat yang butuh pendanaan hanya perlu datang ke pengkolan masjid.
“Selain itu ada produk Melati (Melaju Melawan Rentenir) dan kredit Bagja
(Bangunan Keluarga Sejahtera),” jelasnya. (*)
Hal itu perlu dilakukan, karena ujarnya saat ini sudah masuk era new public service. Semua serba delivery. (*)
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More