Jakarta – Platform dompet DANA mencatatkan peningkatan nilai transaksi secara keseluruhan sebesar 21% sejak penerapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) pada bulan Maret akibat dampak pandemi virus covid-19.
Hal tersebut disampaikan Chief Executive Officer (CEO) DANA Vincent Iswara kepada infobanknews melalui video conference. Menurutnya, masa pandeni Covid-19 telah merubah kebiasaan masyarakat untuk bertransaksi secara digital.
“Kita beruntung masih ada pertumbuhan transaksi meskipun kita lihat banyak terimpact juga dari jatuhnya pembelanjaan offline dengan PSBB banyak penurunan transaksi di offline transaksi bioskop entertaiment. Tapi disisi transaksi online kami meningkat. Dimana overall kuartal-I Januari hingga akhir Maret kita ada peningkatan 21%,” kata Vincent di Jakarta, Rabu 10 Juni 2020.
Vincent mengungkapkan, larangan untuk berkumpul dan PSBB juga berdampak pada transaksi offline miliknya. Tercatat untuk transaksi offline miliknya seperti pembayaran di mercant secara langsung turun hingga 70% hingga kuartal-I 2020.
Meski begitu dirinya mengatakan bahwa pengguna Dana masih terus mengalami peningkatan. Tercatat, semasa pandemi ini pengguna Dana mencapai 40 juta. Vincent menambahkan, secara umum transaksi yang meningkat pada seluruh kebutuhan pokok dan pembayaran tagihan.
Ke depannya Vincent mengatakan, pihaknya terus berupaya mendukung digitalisasi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) guna menciptakan ekosistem yang maju ditengah perkembangan transaksi digital. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Pemerintah menanggapi peringatan MSCI dengan berkomitmen meningkatkan transparansi pasar modal, termasuk terkait porsi… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 2,52 persen ke level 8.122,59 pada perdagangan 3 Februari 2026.… Read More
Jakarta - Jalan terjal yang dilalui bank-bank KBMI 2 belakangan ini kelihatannya terasa makin berat.… Read More
Poin Penting Platform emas digital JWR runtuh dan membekukan dana investor hingga puluhan triliun rupiah… Read More
Poin Penting Perputaran tambang emas ilegal melonjak hingga Rp992 triliun, menunjukkan praktik ilegal semakin masif… Read More
Poin penting Mantan Menteri Kehakiman China Tang Yijun divonis penjara seumur hidup atas kasus suap… Read More