Headline

Kajian LPS: Iuran Restrukturisasi 2-3% dari PDB

Jakarta – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah melakukan kajian terhadap besaran premi untuk restrukturisasi perbankan. LPS mengaku, pada umumnya dana hasil dari iuran premi untuk restrukturisasi perbankan mencapai 2-3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

“Tapi ini berdasarkan kajian secara historis, biaya yang dikeluakan untuk penyelamatan bank mencapai kisaran angka itu,” ujar Kepala Eksekutif LPS Fauzi Ichsan, di Jakarta, Rabu, 24 Mei 2017.

Namun, kata dia, hingga saat ini LPS maupun Kementerian Keuangan belum menemukan kata sepakat untuk besaran premi restrukturisasi perbankan (PRP). Besaran PRP juga akan didiskusikan oleh pemerintah, regulator, dengan Dewan Perwakilan Rakyat untuk mendapat persetujuan.

Lebih lanjut Fauzi mengungkapkan, bahwa nantinya premi PRP juga akan berdasarkan dana yang dibutuhkan saat pemerintah merestrukturisasi perbankan dan sistem keuangan pasca-krisis 1998 silam.

Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo meminta rencana pengenaan premi tambahan untuk restrukturisasi, jangan sampai memberatkan bank. Hal ini, karena PRP dikhawatirkan dapat menghambat proses pemulihan kinerja perbankan setelah periode perlambatan pada 2016.

“Kalau terkait memungut biaya untuk program restukturisasi perbankan ataupun yang lain, kami harap tidak terlalu memberatkan bank karena mereka sedang dalam taraf pemulihan,” tegasnya.

Premi restrukturisasi perbankan merupakan wewenang yang diberikan kepada LPS sesuai amanat UU Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan (PPKSK). Besaran premi masih dibahas oleh LPS dan Kementerian Keuangan yang nantinya akan dilegalisasi dalam bentuk Peraturan Pemerintah. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Laba Adi Sarana Armada (ASSA) Melesat 81 Persen di 2025, Bisnis Ini Paling Ngebut

Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More

2 hours ago

Pendapatan Agung Podomoro Land (APLN) Tembus Rp3,57 Triliun, Ini Penyumbang Terbesarnya

Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More

3 hours ago

Arus Mudik Mulai Naik, Jasa Marga Imbau Pengguna Tol Pakai 1 Kartu e-Toll

Poin Penting Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol menggunakan satu kartu e-Toll yang sama saat… Read More

5 hours ago

Arab Saudi Rayakan Idul Fitri 20 Maret 2026, Indonesia Segera Putuskan lewat Sidang Isbat

Poin Penting Arab Saudi menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026… Read More

6 hours ago

Mudik Gratis BUMN 2026 Bersama BNI Disambut Antusias, Ribuan Pemudik Rasakan Manfaat

Poin Penting BNI memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik ke berbagai kota di Pulau Jawa dan… Read More

7 hours ago

Berbagi Kebaikan, Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik melalui Program Mudik Bersama Gratis

Mandiri menghadirkan Program Mudik Bersama Gratis melalui kolaborasi dengan pemangku kepentingan strategis, termasuk BP BUMN… Read More

8 hours ago