Ekonomi dan Bisnis

KAI Terus Tingkatkan GCG Berbasis Transformasi Digital

Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI terus konsisten dan meningkatkan kualitas implementasi Good Corporate Governance (GCG) lebih baik lagi dengan menerapkan sistem berbasis transformasi digital pada tahun depan serta meningkatkan knowledge management sebagai support system. Sehingga diharapkan akan meningkatkan kepatuhan dan dengan transformasi digital akan memudahkan monitoring penerapan GCG di perusahaan.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan, nilai-nilai utama AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) serta GCG menjadi fondasi yang mendasari seluruh strategi KAI dalam mencapai misi KAI yaitu menjadi solusi ekosistem transportasi terbaik untuk Indonesia. Dalam pelaksanaan tata kelola perusahaan, KAI selalu berdasar pada prinsip GCG yaitu transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian, dan kewajaran.

Bentuk komitmen dan konsisten perusahaan dalam menerapkan GCG pun berbuah apresiasi. PT KAI meraih penghargaan sebagai Indonesia Trusted Company berdasarkan Corporate Governance Perception Index (CGPI) dari SWA dan The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG). Penghargaan ini diberikan dalam ajang Indonesia Good Corporate Governance Award 2021 yang mengangkat tema “Membangun Ketahanan Perusahaan dalam Kerangka GCG” di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu (8/12).

“Terima kasih atas apresiasi dan penghargaan yang diberikan kepada KAI dalam acara Indonesia Good Corporate Governance Award 2021. Nilai GCG KAI terus meningkat, hal ini mencerminkan konsistensi upaya kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan, termasuk dalam implementasi strategi resiliensi pandemi,” ujar Didiek Hartantyo.

Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan dan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang berkomitmen dan konsisten menerapkan GCG secara berkelanjutan berdasarkan hasil pemeringkatan CGPI 2020. Adapun ruang lingkup penilaian yaitu pencapaian kinerja keuangan dan non keuangan perusahaan, kepatuhan terhadap berbagai peraturan perundang-undangan dan pengendalian manajemen, serta keselarasan terhadap etika, norma, dan tata nilai.

Sesuai dengan tema penghargaan ini, KAI memiliki 4 strategi resiliensi dan recovery dalam masa pandemi. Empat strategi tersebut yaitu melindungi pegawai KAI dan pelanggan dari Covid-19; menjaga likuiditas dan solvabilitas; menerapkan program efisiensi, reprioritisasi anggaran, dan pengurangan biaya; serta mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan.

“Kami mengambil pelajaran dari pandemi Covid-19 dengan melakukan Triple Transformation sekaligus yaitu Transformasi Digital, Transformasi Organisasi, dan Transformasi Budaya untuk dapat lebih agile dan adaptif dalam menghadapi perubahan dengan menanamkan core values AKHLAK,” kata Didiek.

Pemeringkatan Indonesia Good Corporate Governance Award 2021 ini merupakan penghargaan pertama sejak terakhir mengikuti kompetisi CGPI pada Tahun 2015 dengan meraih kategori Trusted Company. (*)

 

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

8 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

9 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

11 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

14 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

19 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

20 hours ago