Ekonomi dan Bisnis

KAI Logistik Incar Angkutan Barang 59 Ribu Ton Via KALOG Express

Jakarta – Layanan kurir menjadi salah satu segmen layanan KAI Logistik melalui KALOG Express. Fokus pada layanan logistik berskala kecil, KALOG Express mengambil peranan signifikan dalam distribusi barang retail termasuk industri kecil dan menengah di Indonesia.

Direktur Utama KAI Logistik, TLN Ahmad Malik Syah menjelaskan, sepanjang tahun 2023, KALOG Express melayani lebih dari 53 ribu ton angkutan barang, atau meningkat 15% dari kinerja tahun 2022 yang sebesar 46 ribu ton. Peningkatan ini menunjukkan bahwa KALOG Express semakin mendapatkan kepercayaan masyarakat dan menjadi pilihan layanan logistik.

“Capaian ini didukung dengan improvisasi layanan mulai dari sisi operasional hingga digitalisasi,” ujar Ahmad Malik dikutip Kamis, 25 Januari 2024.

Baca juga: Sepanjang 2023 KAI Logistik Kelola Lebih Dari 28 Juta Ton Volume Logistik

Selain melayani paket, KALOG Express unggul juga melayani jenis barang kiriman seperti hewan peliharaan, tanaman, barang elektronik, sepeda motor hingga frozen food.

“Tahun 2023, layanan logistik berpendingin melalui KALOG Express mulai diperkuat melalui penyediaan fasilitas cold storage, yaitu kontainer berpendingin sebagai tempat penyimpanan sementara sebelum barang dikirimkan melalui moda kereta api. Tahun 2023, fasilitas cold storage tersedia di 6 kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya dan Banyuwangi dengan kapasitas penyimpanan 5 ton,” jelas Malik.

Tahun 2024 KALOG Express membidik target angkutan sekitar 59 ribu ton termasuk segmen UMKM yang memainkan peranan penting pada roda perekonomian nasional. Sejak tahun 2021, KAI Logistik telah berkomitmen mendorong segmen UMKM dengan menghadirkan tarif khusus UMKM berupa diskon sebesar 30%.

Komitmen dukungan tersebut juga diperkuat melalui kerjasama baik dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Garut maupun dengan tingkat Kementerian seperti Kementerian Kelautan dan Perikanan RI serta Kementerian Koperasi dan UKM RI.

Target kinerja volume tersebut optimis dapat dicatatkan sebagai kinerja positif dengan dukungan langkah strategis pada 2024, diantaranya penguatan jaringan distribusi di Kalimantan dan Sulawesi.

Baca juga: Lakukan Diversifikasi Bisnis, Begini Langkah KAI Logistik

Kemudian, penguatan kemitraan dan keagenan dengan perluasan jangkauan service point dari 172 titik di tahun 2023 menjadi lebih dari 200 titik di 2024 hingga ekstensifikasi cakupan layanan aplikasi mobile KAI Logistik Trax di lebih dari 60 kota/kabupaten diantaranya kota besar yang memungkinkan pelayanan penjemputan paket di rumah untuk memenuhi kebutuhan akan kemudahan dan kenyamanan layanan.

“Pintu kolaborasi dengan berbagai pihak juga menjadi salah satu fokus pengembangan pada tahun 2024 untuk membuka peluang dalam penyempurnaan layanan yang akan bermuara pada kepuasan pelanggan dan menjadi refleksi komitmen perusahaan yang mengedepankan customer oriented,” tutup Malik. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

LPEI Bukukan Laba Rp252 Miliar di 2025, Tumbuh 8 Persen

Poin Penting LPEI membukukan laba bersih Rp252 miliar pada 2025, naik 8 persen yoy, ditopang… Read More

4 hours ago

PINTU Gandeng Aparat Hukum Perkuat Keamanan Industri Kripto

Poin Penting Transaksi ilegal global capai USD158 miliar pada 2025, naik 145 persen. OJK perkuat… Read More

5 hours ago

IAI Inisiasi Indonesia Sustainability Reporting Forum, Ignasius Jonan Jadi Ketua

Poin Penting IAI bentuk ISRF untuk memperkuat ekosistem dan standar pelaporan keberlanjutan Dipimpin Ignasius Jonan,… Read More

6 hours ago

Pangsa Kredit UMKM Terus Menyusut, Program Pemerintah Jadi Peluang Tumbuh

Poin Penting BI mencatat pangsa kredit UMKM terhadap total kredit perbankan turun menjadi 17,49% pada… Read More

8 hours ago

Sisi Lain Demam AI

Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) KEHADIRAN artificial intelligence (AI) sudah… Read More

9 hours ago

Industri Melambat, Begini Jurus ACA Jaga Pertumbuhan Premi

Poin Penting Sepanjang 2025, ACA membukukan premi sekitar Rp6 triliun, melonjak tajam dibandingkan lima-enam tahun… Read More

10 hours ago