Ekonomi dan Bisnis

Kadin Dorong UMKM Manfaatkan Paylater Untuk Atasi Permodalan

Jakarta – Permasalahan klasik yang kerap dihinggapi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Tanah Air adalah keterbatasan modal. Seringkali masalah satu ini menjadi penghambat UMKM sulit berkembang.

Wakil Ketua Kadin Bidang Kewirausahaan Dewi Meisari mengatakan, pihaknya mendorong pelaku UMKM untuk menggunakan layanan kredit cicilan paylater dalam menyiasati keterbatasan modal usaha.

“Paylater itu membuat modal usaha Rp2 juta bisa dirubah menjadi Rp150 ribu,” ujar Dewi dalam suatu Forum FGD 2023 bertema ‘Peran Ekonomi E-Commerce di Indonesia’ di Jakarta, 7 Maret 2023.

Ia mencontohkan, misalnya seseorang ingin memulai bisnis daster bujet anggaran Rp2 juta untuk membeli stok sebanyak 2 kodi. Modal sebesar itu bagi pelaku UMKM jelas akan sangat sulit didapatkan.

“Kamu cuma perlu duit Rp150 ribu untuk membeli 2 kodi daster tersebut dengan menggunakan fitur paylater yang dicicil tiap bulan,” jelasnya.

Bahkan kata dia, setiap pelaku bisnis harus memiliki kartu kredit yang bisa digunakan untuk membeli kebutuhan usaha yang mendesak. Di mana, pembayaran kartu kredit bisa dicicil setiap bulan.

“Kartu kredit itu dikasih platform tanpa mengisi form. Coba kamu pinjem duit ke Bank KUR Mikro pasti prosesnya lama, harus isi form, wawancara dan sebagainya,” ujarnya.

Namun sayangnya, selama ini masih jarang pelaku UMKM yang memanfaatkan layanan paylater. Berdasarkan survei yang dilakukan pihaknya terhadap 1.000 responden, hanya ada 1-2% yang memanfaatkan fitur paylater.

“Masih kurangnya literasi keuangan dari pelaku UMKM. Makanya sangat disayangkan,” pungkasnya.

Sebaliknya, Otoritas Jasa Keuangan pun meminta masyarakat untuk bersikap bijak dalam penggunaan layanan kredit cicilan seperti paylater. Meski memudahkan transaksi pembayaran, namun tetap ada risiko yang mengintai.

Misalnya pengaturan keuangan terganggu, perilaku konsumtif berlebih, peretasan identitas hingga ada biaya yang tidak disadari penggunanya. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Restitusi Pajak 2026 Diperkirakan Rp270 Triliun, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan nilai restitusi pajak pada 2026 sebesar Rp270 triliun. Proyeksi… Read More

5 mins ago

Update Harga Emas Hari Ini: Galeri24 dan UBS Naik Tajam, Antam Ikut Menguat

Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak menguat pada Kamis, 5 Februari 2026, dengan kenaikan… Read More

2 hours ago

Rupiah Tertekan Dolar AS, Investor Wait and See Data Ekonomi RI Kuartal IV 2025

Poin Penting Rupiah dibuka melemah 0,17% ke level Rp16.805 per dolar AS pada perdagangan Kamis… Read More

2 hours ago

IHSG Dibuka Menguat ke Level 8.153 Jelang Rilis Data BPS

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,09% ke level 8.153,77 pada awal perdagangan 5 Februari 2026,… Read More

2 hours ago

Semarak Berkah Ramadan: Ajukan Pembiayaan di BAF, Proses Cepat Angsuran Tepat #CicilAjadiBAF

Poin Penting Program Semarak Berkah Ramadan BAF berlangsung 5 Februari-31 Maret 2026 dengan hadiah utama… Read More

3 hours ago

IHSG Berpeluang Kembali Menguat, Deretan Saham Ini Direkomendasikan

Poin Penting IHSG berpeluang menguat dan diperkirakan menguji area 8.328-8.527, meski tetap perlu mewaspadai potensi… Read More

3 hours ago