Kabar Baik, Indeks Manufaktur Indonesia Mulai Naik ke 52,2

Kabar Baik, Indeks Manufaktur Indonesia Mulai Naik ke 52,2

PMI
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Sektor manufaktur Indonesia tampaknya sudah mulai membaik seiring dengan penanganan Covid-19 yang efektif. Hal tersebut tercermin dari Purchasing Manager Index (PMI) nasional yang menyentuh level 52,2 pada September 2021.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu menjelaskan kembalinya PMI ke level di atas 50, menandakan sektor manufaktur yang kembali ekspansif dan mulai pulih. Pemulihan ini seiring dengan penanganan Covid-19 varian delta yang baik sehingga aktivitas perekonomian bisa kembali pulih.

“Angka PMI Agustus masih di angka 43. Kami dapat data jam 8 pagi hari ini, PMI sudah naik ke 52,2 dan sudah ekspansi dengan kuat,” jelasnya pada paparan virtual, Jumat, 1 Oktober 2021.

Senada dengan BKF, Ekonom Bank UoB Indonesia, Enrico Tanuwidjaja juga mengungkapkan, peningkatan PMI adalah hal yang baik dan cukup menggembirakan. Menurutnya, angka ini menandakan bahwa sektor manufaktur sudah siap untuk kembali memutar roda perekonomian.

Sebagai informasi, angka PMI Indonesia selama dua bulan terakhir sempat terkontraksi cukup dalam dan terus mengalami peningkatan secara bertahap. Pada Juli 2021, PMI Indonesia berada pada posisi 40,1. Lalu, angka tersebut naik ke 43,7 pada Agustus. Akhirnya, sektor manufaktur siap berekspansi dengan posisi PMI di 52,2 pada September 2021. (*)

 

Editor: Rezkiana Np

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]