Ekonomi dan Bisnis

K-24 Luncurkan Apotek Online

Jakarta–Jaringan apotek waralaba K-24 meluncurkan K24Klik, apotek online yang melayani konsultasi, pesanan dan pengiriman obat 24 jam non stop. Pemesanan obat dapat dilakukan melalui website www.k24klik.com maupun melalui aplikasi berbasis android dan iOS.

Pembayaran dapat dilakukan dengan semua cara baik dengan transfer via bank, kartu kredit, dompet elektronik, ATM, e-banking maupun m-banking. Selain itu pembayaran juga bisa dilakukan secara tunai saat barang diterima. Pengguna BNI Debit Online juga akan lebih mudah melakukan transaksi di K24Klik.

Direktur Utama Apotek K-24, Gideon Hartono mengatakan saat ini K24 memulai penjualan secara online seiring dengan tumbuhnya tren belanja online oleh kalangan menengah.

“Ke depan metode pembayaran pasti mengarah ke cashless,” kata Gideon di Jakarta, Selasa, 5 April 2016. Dia mengatakan Indonesia merupakan negara dengan potensi pasar e-commerce yang terbesar.

Menurutnya, pertumbuhan pengguna internet yang berjumlah 93,4 juta di tahun 2015 dan terus meningkat jumlahnya telah mendorong banyaknya online shopper di Indonesia. Online shopper Indonesia diperkirakan mencapai 8,7 juta orang dengan transaksi senilai US$4,89 miliar. Online shopper adalah pasar yang dinilai sangat potensial di masa kini dan masa datang.

Guna mendukung kelancaran pemesanan dan pengantaran, masyarakat juga dapat memanfaatkan fitur GO-MART yang ada di aplikasi GO-Jek untuk memesan obat-obatan bebas dan produk kesehatan lainnya.

Selama satu minggu setelah peluncuran 5-12 April pembelian dari website K24Klik.com memberikan gratis biaya kirim 24 jam nonstop.

Dalam kesempatan yang sama Apotek K-24 bekerja sama dengan BNI meluncurkan Payment Point Online Bank (PPOB). Untuk tahap awal masyarakat iuran BPJS melalui Gerai Apotek K24 terdekat. Dengan terlaksananya kerja sama tersebut diharapkan 160 juta peserta BPJS Kesehatan dan 20 juta peserta BPJS Ketenagakerjaan bukan penerima upah akan lebih mudah membayar iuran di jaringan apotek K-24 di seluruh Indonesia.

Saat ini  jaringan K-24 telah memiliki lebih dari 350 gerai dan tersebar di 23 provinsi dan 99 kota/kabupaten di Indonesia.

Direktur Jaringan dan Layanan BNI Adi Sulistyowati mengatakan selain kerja sama pembayaran K24Klik.Com dan kerjasama pembayaran, BNI juga berharap kerjasama tersebut ditingkatkan.

“Saya harapkan karyawan-karyawan K-24 juga nanti payroll di BNI, nanti kalau sudah di BNI bisa dapat BNI Fleksi,” kata wanita yang akrab dipanggil Susi itu. (*) Ria Martati

 

Editor: Paulus Yoga

Paulus Yoga

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

4 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

4 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

5 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

5 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

8 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

11 hours ago