Keuangan

Jurus Sequis Life Bertahan Selama Empat Dekade di Industri Asuransi

Jakarta – PT Asuransi Jiwa Sequis Life (Sequis Life) membeberkan jurus agar bisa bertahan selama empat dekade di tengah industri yang makin kompetitif. Termasuk, saat menghadapi pandemi Covid-19, ditandai dengan tingkat pencapaian persistensi polis yang selalu tinggi.

President Director & CEO Sequis Life Ted Margono mengatakan selama empat dekade ini, Sequis Life mampu bertahan yang diditandai dengan tingkat pencapaian persistensi polis yang selalu tinggi. Hal ini dapat dicapai sesuai dengan komitmen perusahaan untuk menjual produk yang sesuai dan dibutuhkan oleh nasabah.

“Kami senantiasa menjalankan praktik manajemen keuangan dan operasional yang baik dengan menerapkan pengelolaan risiko secara prudent underwriting demi keberlangsungan bisnis jangka panjang,” ungkap Ted dalam keterangan resminya, 10 Juni 2024.

Baca juga: AAJI Ungkap Sederet Tantangan Industri Asuransi Jiwa, Apa Saja?

Lebih jauh dia menjelaskan, loyalitas nasabah untuk tetap mempercayakan perlindungan diri dan keluarganya di Sequis karena produk asuransi Sequis relevan dan sesuai dengan kebutuhan nasabah, tenaga pemasar yang berintegritas serta layanan nasabah yang berkualitas.

“Selain itu, adanya tradisi kekeluargaan membuat karyawan dan tenaga pemasar bersemangat memberikan yang terbaik bagi semua stakeholders,” kata Ted.

Untuk itu, Ted mendorong keluarga besar Sequis Life yang mencakup pemegang saham, karyawan, mitra bisnis, dan tenaga pemasar untuk semakin bersemangat dan terus tumbuh membangun industri asuransi Indonesia.

“Visi kami menjadikan Sequis Life sebagai perusahaan asuransi yang dapat diandalkan oleh masyarakat Indonesia untuk memenuhi kebutuhan finansial, kesehatan, dan pensiun demi mencapai kesejahteraan. Selama 40 tahun, Sequis Life telah melindungi Indonesia dan kami ingin memastikan bahwa kedepannya Sequis Life akan tetap ada untuk Anda,” ujarnya.

Ia optimis bahwa kesadaran berasuransi di masyarakat akan terus meningkat sehingga Sequis Life perlu terus meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam berasuransi dan mengembangkan produk dan layanan yang inovatif agar dapat terus berkontribusi secara positif dalam industri ini.

“Ke depannya, Sequis Life berkomitmen untuk melanjutkan ekspansinya dengan menambah kantor pemasaran, tenaga pemasar, dan mitra bisnis agar masyarakat dapat lebih mudah mengakses produk dan layanan perusahaan,” ujarnya.

Salah satu langkah strategis lainnya dalam upaya ini adalah pengembangan inovasi produk digital melalui kanal distribusi online Super You dan produk Sequis Super Token Protection. Langkah ini didasari oleh tujuan untuk memperkuat budaya asuransi di Indonesia.

Baca juga: Hingga April 2024, Aset Industri Asuransi Tembus Rp1.121,69 Triliun

Kinerja Sequis Life

Sequis Life berkomitmen untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja keuangan yang sehat. Selain itu, melakukan pembayaran klaim dan manfaat bagi nasabah dengan menerapkan standar dan manajemen underwriting yang cermat, pengelolaan dana yang tepat, dan penerapan risk- management standard yang sesuai ketentuan regulator.

Tercatat pada laporan keuangan Sequis Life per Desember 2023, pendapatan Premi mencapai Rp2,96 triliun. Adapun total aset mencapai Rp19 triliun dan Rasio Pencapaian Tingkat Solvabilitas (RBC) sebesar 515 persen.

Perusahaan juga telah memenuhi kewajibannya kepada nasabah dengan melakukan pembayaran klaim dan manfaat yang melebihi Rp1,39 triliun. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan, Sasar Kebutuhan Proteksi Generasi Sandwich

Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More

4 hours ago

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

5 hours ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

5 hours ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

5 hours ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

6 hours ago

LPDP Minta Maaf atas Polemik Alumni Berinisial DS

Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More

7 hours ago