Keuangan

Jurus Prudential Syariah Genjot Pertumbuhan Nasabah

Poin Penting

  • Prudential Syariah menargetkan pertumbuhan agresif jumlah nasabah, dengan total nasabah Prudential (konvensional dan syariah) mendekati 1 juta setelah 30 tahun beroperasi di Indonesia.
  • Peluncuran program loyalitas PRUPoints menjadi strategi utama, untuk menghadirkan perlindungan yang lebih personal, relevan, dan meningkatkan keterikatan nasabah.
  • Program PRUPoints diharapkan mendorong loyalitas dan rekomendasi nasabah, dengan jumlah nasabah aktif awal mencapai 7.200 orang dan ditargetkan terus bertambah melalui berbagai kegiatan di daerah.

Jakarta – PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) terus menggenjot pertumbuhan jumlah nasabah melalui berbagai strategi. Perusahaan asuransi asal Inggris ini memasang target ambisius untuk melayani lebih banyak masyarakat di Indonesia.

Head of Marketing, Communications, and Customer Management, Prudential Syariah, Adhi Nugraha Sugiharto mengatakan, secara total jumlah nasabah Prudential baik asuransi konvensional dan syariah saat ini telah menyentuh 1 juta. 

“Secara gabungan kita sudah mendekati hampir 1 juta nasabah, sudah 30 tahun kan Prudential Indonesia ada,” kata Adhi, usai peluncuran PRUPoints, di Jakarta, Kamis, 27 November 2025.

Untuk bisa menggenjot pertumbuhan tersebut, pihaknya menyiapkan sejumlah strategi. Salah satunya, meluncurkan PRUPoints, program loyalitas baru yang dapat dinikmati oleh seluruh Nasabah Prudential.

Baca juga: Prudential Indonesia Luncurkan PRUSmart Plan, Ini Keuntungannya

Melalui program ini, Prudential Syariah menghadirkan pengalaman perlindungan yang lebih personal, bernilai tambah, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“PRUPoints ini juga salah satunya untuk preventif agar nasabah tetap terlindungi. Jangan sampai mereka melupakan kalau mereka punya perlindungan. Jadi yang 1 juta itu, makin lama makin banyak jadi 80 juta,” bebernya.

Nasabah Aktif PRUPoints Terus Bertambah

Saat ini kata dia, sudah ada 7.200 nasabah aktif yang terdaftar dalam program PRUPoints. Jumlah ini diharapkan akan terus usai rangkaian acara PRUPoints di sejumlah kota. 

“Jadi kami berharap, setelah acara hari ini dan setelah acara nonton bareng di empat kota, akan semakin banyak lagi nasabah yang mengaktifikanm” terangnya.

Baca juga: Menanggapi Penundaan Co-payment, Ini Sikap Prudential Indonesia

Sementara itu, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia Karin Zulkarnaen mengatakan, program satu ini adalah bentuk apresiasi Prudential Indonesia kepada nasabah, juga bukti 30 tahun komitmen Prudential untuk terus membangun pengalaman yang bermakna. 

“Kami ingin selalu hadir bersama nasabah, bukan hanya ketika terjadi risiko, tapi sepanjang mereka menjadi bagian dari Prudential. Loyalitas adalah kepercayaan yang terus kami jaga melalui inovasi, engagement yang lebih dekat, serta layanan yang memberikan nilai tambah,” terangnya.

Melalui program loyalitas ini, kata dia Prudential ingin memastikan bahwa setiap interaksi memberikan pengalaman positif yang dapat memperkuat kepercayaan, meningkatkan loyalitas, sehingga dengan kepuasan atas layanan yang dirasakan langsung, maka nasabah akan merekomendasikan asuransi kepada kerabat dan relasinya.  (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Bos BI Minta Bank Masih Perlu Turunkan Suku Bunga

Poin Penting Gubernur Perry Warjiyo meminta perbankan terus menurunkan suku bunga dana dan kredit agar… Read More

3 hours ago

Bank Danamon (BDMN) Bukukan Total Kredit Rp212,7 Triliun di 2025

Poin Penting Bank Danamon mencatat total kredit dan trade finance Rp212,7 triliun pada 2025, tumbuh… Read More

3 hours ago

Rupiah Masih Undervalued, Bos BI Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut pelemahan rupiah dipicu premi risiko global, meski fundamental… Read More

4 hours ago

BI Catat Rupiah Melemah 0,56 Persen per 18 Februari 2026

Poin Penting Bank Indonesia mencatat rupiah pada 18 Februari 2026 di Rp16.880 per dolar AS,… Read More

4 hours ago

BI Optimistis Ekonomi Kuartal I 2026 Tetap Tinggi, Ini Pendorongnya

Poin Penting BI proyeksikan ekonomi kuartal I 2026 tetap tinggi, didorong konsumsi rumah tangga, stimulus… Read More

5 hours ago

IHSG Ditutup Terkoreksi, Turun ke Level 8.274

Poin Penting IHSG ditutup melemah 0,43 persen ke level 8.274,08 pada Kamis (19/2/2026). Sebanyak 366… Read More

5 hours ago