News Update

Jurus Permata Bank Genjot Transaksi Kartu Kredit di Tengah Suku Bunga BI Turun

Jakarta – Keputusan Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,25 persen diharapkan dapat mendorong pergerakan ekonomi nasional, khususnya melalui transaksi kartu kredit perbankan.

“Kartu kredit masih menjadi alat bayar dan mendorong untuk pergerakan ekonomi secara nasional. Kalau kita lihat dari segi transaksi itu kebanyakan untuk kebutuhan,” kata Head of Consumer Card & Digital Loan Payment Business Permata Bank Suharto Nur Cahyo, di Jakarta, Kamis, 17 Juli 2025.

Ia menjelaskan bahwa secara industri, pada periode Januari–April 2025, volume pertumbuhan kartu kredit mencapai 6 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Adapun jumlah transaksinya tumbuh 12 persen YoY.

“Jadi kalau kita lihat masih menunjukan tren positif untuk industri kartu kredit secara keseluruhan,” jelasnya.

Baca juga: Permata Bank Bekali Nasabah Tajir Kelola Portofolio Bisnis

Permata Bank sendiri mencatat peningkatan volume transaksi sebesar 21,14 persen YoY pada 2024, dengan total transaksi mencapai 41,15 juta. Adapun dominasi transaksi berasal dari kebutuhan perjalanan (traveling).

Untuk memacu pertumbuhan kartu kredit, Permata Bank menggelar berbagai kegiatan, salah satunya Permata Bank x Japan Airlines Travel Fair 2025.

Travel fair ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Permata Bank untuk menghadirkan solusi perjalanan yang lengkap, praktis, dan bernilai tambah.

Baca juga: Permata Bank x Japan Airlines Travel Fair 2025 Kembali Digelar, Ini Promo yang Ditawarkan

Hal ini menjadi sebuah one-stop solution bagi nasabah dan masyarakat yang ingin mewujudkan perjalanan impian mereka ke Jepang..

Permata Bank menawarkan berbagai promo menarik selama travel fair berlangsung, di antaranya diskon perjalanan hingga Rp11,5 juta dan cicilan nol persen hingga 12 bulan dengan Permata Kartu Kredit.

Selain itu, cashback hingga Rp26,4 juta + hadiah spesial untuk nasabah Priority/Private melalui penempatan dana. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Industri Asuransi Jiwa Sudah Bayar Klaim Korban Bencana Sumatra Rp2,6 Miliar

Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More

2 hours ago

Investasi Asuransi Jiwa Tembus Rp590,54 Triliun, Mayoritas Parkir di SBN

Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More

3 hours ago

Rosan Dapat Pesan Khusus Prabowo soal Pengembangan Ekonomi Syariah

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menekankan ekonomi syariah harus dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat. Rosan… Read More

3 hours ago

Klaim Asuransi Kesehatan Naik 9,1 Persen Jadi Rp26,74 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Klaim asuransi kesehatan naik 9,1 persen pada 2025, mencapai Rp26,74 triliun, mencerminkan meningkatnya… Read More

3 hours ago

Rosan: Ekonomi Syariah Jadi Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Tensi Geopolitik

Poin Penting Rosan Roeslani menekankan ekonomi syariah mampu memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian… Read More

3 hours ago

Ma’ruf Amin Optimistis Pangsa Pasar Ekonomi Syariah Mampu Tembus 50 Persen

Poin Penting Wakil Presiden Ma’ruf Amin optimistis pangsa pasar ekonomi syariah Indonesia bisa melebihi 50… Read More

5 hours ago