Keuangan

Jurus Oona Insurance Genjot Premi Kendaraan di Tengah Lesunya Industri Otomotif

Poin Penting

  • Oona Insurance (ABDA) berhasil memperkuat penetrasi bisnis dengan meningkatkan jumlah finance partner dari 12 menjadi 19 dan memperluas jaringan agen dari 500 menjadi 3.200.
  • Sekitar 80 persen klaim nasabah diselesaikan dalam waktu 1×24 jam, menjadi faktor utama peningkatan kepuasan dan pertumbuhan premi.
  • Hingga kuartal III 2025, premi kendaraan bermotor naik menjadi Rp664 miliar (dari Rp496 miliar), dengan laba bersih menanjak 67,26 persen menjadi Rp62,93 miliar.

Jakarta – PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk. (ABDA) atau Oona Insurance membeberkan racikan jitu dalam menggenjot lini performa asuransi kendaraan di tengah lesunya industri otomotif belakangan ini. 

“Nomor satu, kita punya penetrasi partner yang kuat. Karena kalau untuk setiap bisnis itu utamanya yakni dari industri keuangan. Nah, kita punya penetrasi di finance partner itu meningkat,” kata Vincent C. Soegianto, CEO dan Direktur Utama Oona Insurance, di Jakarta, Rabu, 29 Oktober 2025. 

Dengan cara ini, kata Vincent, diyakini bisa meningkatkan porsi bisnis lini asuransi kendaraan di Oona Insurance. Tak hanya itu, pihaknya juga akan menambah porsi mitra bisnis keuangan. 

Baca juga : Asuransi Eka Lloyd Jaya Dianugerahi Penghargaan Prestisius dari The Finance

“Yang tadinya kita punya 12 finance partner dan sekarang sudah ada 19 partner,” jelasnya.

Lanjutnya, jurus terakhir yang diterapkan adalah membangun channel penting lainnya seperti agent. Tercatat, channel agent Oona Insurance tumbuh signifikan dari awal 500 agent menjadi 3.200 agent.

“Dan ini menambah porsi bisnisnya,” tegasnya.

Baca juga : Sinergi Regulasi dan Modal Jadi Kunci Ketahanan Sektor Asuransi di Tengah Risiko Global

Hadirkan Kemudahan Klaim Polis

Tak kalah penting, lanjut Vincent, sisi kemudahan klaim polis milik nasabah. Menurutnya, sekitar 80 persen klaim yang masuk di Oona Insurance dapat diselesaikan dalam waktu 1×24 jam.

“So, itu kayaknya yang menjadi faktor yang penting buat kita. Kenapa kita bisa growth signifikan. Jadi kita tumbuh Rp168 miliar dari 2 tahun lalu,” bebernya.

Berdasarkan data perseroan, per kuartal III 2025, premi asuransi kendaraan bermotor di Oona Insurance mencetak Rp664 miliar. Jumlah ini naik signifikan dari 2023 lalu yang hanya menyumbang Rp496 miliar. 

Sebagai informasi, Oona Insurance Indonesia mencetak laba bersih senilai Rp62,93 miliar, naik 67,26 persen dibanding Rp37,63 miliar per kuartal III 2024. 

Total pendapatan perseroan juga ikut meningkat mencapai Rp798,06 miliar pada periode Januari-September 2025. Realisasi ini tumbuh 17,48 persen dari Rp679,29 miliar pada periode yang sama tahun lalu. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

11 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

12 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

13 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

18 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

19 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

19 hours ago