Perbankan

Jurus J Trust Bank Perkuat Mitigasi Perubahan Iklim di Kepulauan Seribu

Jakarta – PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) terus memperkuat komitmennya pada mitigasi perubahan iklim. Aksi tersebut dilakukan dengan menanam 1.000 bibit mangrove di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu.

Aksi ini juga dilakukan untuk mengambil langkah pro-aktif dalam mengimbangi dampak negatif pada lingkungan yang dihasilkan dari operasional perusahaan. 

Sebab, pohon mangrove dikenal sebagai penyimpan karbon alami yang efektif dan memiliki manfaaat ekosistem yang besar, termasuk melindungi pantai dari abrasi, menyediakan habitat bagi fauna laut, dan meningkatkan kualitas air.

Baca juga: Promosi Merchant Anyar, J Trust Bank Teken Kerja Sama Bareng Kushikatsu Daruma

Direktur Utama J Trust Bank Ritsuo Fukadai mengatakan, bank asal Negeri Sakura ini menyadari bahwa memitigasi perubahan iklim dan melestarikan lingkungan perlu dilakukan bersama-sama. 

“Oleh karenanya tidak hanya karyawan yang kami fasilitasi untuk berperan aktif dan penanaman Mangrove namun juga Nasabah melalui program tabungan TORA Green Savings,” katanya, dikutip Selasa, 28 Mei 2024.

Sebagaimana diketahui, TORA Green Savings merupakan program simpanan J Trust Bank pertama yang diciptakan sebagai bagian dari implementasi aspek keberlanjutan perusahaan. 

Baca juga: Lewat Program Ini, J Trust Bank Ajak Nasabah Menabung Sekaligus Jaga Lingkungan

Melalui TORA Green Savings ini, J Trust Bank memfasilitasi Nasabah yang ingin berkontribusi dalam pelestarian lingkungan dengan menyisihkan 0.5% p.a dari bunga tabungan untuk penanaman Mangrove. 

Di mana, setiap Rp25,000, dari dana yang terkumpul secara kolektif akan ditanam 1 (satu) pohon Mangrove di wilayah kerja CarbonEthics di pulau Harapan, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. 

Lanjutnya, tidak hanya berdampak pada lingkungan, program simpanan TORA Green Savings juga memberikan bunga tabungan yang menarik sebesar 3.5% p.a (0.5% p.a disisihkan untuk penanaman Mangrove) serta bebas biaya administrasi per bulan. 

“Kami yakin bahwa Nasabah akan mendapatkan nilai tambah dari program ini, tidak hanya untuk saat ini namun untuk masa yang akan datang. Sama halnya dengan menabung uang, menanam mangrove merupakan tabungan kita untuk Bumi dan generasi yang akan datang” pungkasnya.

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

2 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

8 hours ago

OJK Buka Daftar Saham yang Dikuasai Segelintir Pihak ke Publik

Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More

8 hours ago

AAUI Beberkan Kendala Asuransi Umum Penuhi Kebutuhan Modal

Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More

8 hours ago

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

19 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

19 hours ago