Jurus Bukopin Jaga Loyalitas Nasabah
Jakarta – Bank Bukopin mendapat penghargaan di ajang Satisfaction, Loyalty, and Engangement (SLE) 2018. Bukopin jadi yang teratas dalam kelompok bank umum konvensional buku 3.
SLE 2018 yang diadakan Marketing Research Indonesia (MRI) bekerjasama dengan Infobank, merupakan sebuah survei yang mengukur tingkat kepuasan, loyalitas, dan keterikatan nasabah terhadap bank.
Direktur Bank Bukopin, Rivan A. Purwantono mengatakan, Bukopin selalu melihat kebutuhan nasabahnya serta fokus memberikan pelayanan kepada nasabahnya dengan sangat dekat.
“Kekuatan kita terhadap engagement kita kepada nasabah ialah program-program yang kita lihat dari kebutuhan nasabahnya, bagaimana cabang bisa memberikan pelayanan kepada nasabahnya dengan dekat. Saya kira kuncinya itu,” ujar Rivan di Jakarta, Kamis, 17 Mei 2018.
Baca juga: Bank Bukopin Bidik Pertumbuhan Kredit 10%
Dia menambahkan, Bukopin juga mengatur dan memperhatikan betul segmentasi bisnisnya mulai dari produk personal hingga prioritas.
“Begitu juga sampai pelayanan apapun, mau pelayanan katakanlah customer service, generalisasi bisnis office atau prioritas banking officer, bahkan sampai dengan teller, kita perhatikan,” tegas Rivan.
Pengalaman atau experience menjadi awal dari terciptanya kepuasan, loyalitas, dan keterikatan emosional nasabah kepada bank. Dan Bukopin terbukti mampu memberikan pengalaman yang sangat baik kepada nasabahnya. (Bagus Kasanjanu)
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More